11 Daftar Saham Blue Chip Indonesia Tahun 2020

Seperti yang kita ketahui, saham blue chip adalah saham-saham yang memiliki kapitalisasi pasar yang sangat besar, pendapatan yang stabil dan juga liabilitas (hutang) yang tidak terlalu banyak. Secara umum, saham blue chip dapat kita kenali dengan ciri-ciri :

  • Biasanya sudah lama melantai di BEI
  • Kapitalisasi pasar termasuk besar
  • Menjadi market leader di bidangnya
  • Memiliki likuiditas besar
  • biasanya dimiliki oleh dana-dan besar

Saham blue chip memang menarik dan banyak dicari investor. Jika Anda memiliki tujuan trading saham jangka panjang, maka saham-saham blue chip bisa menjadi pilihan koleksi saham Anda.

Setiap tahunnya, emiten mengalami berbagai perubahan baik berupa kemunduran ataupun pengembangan perusahaan. Apalagi sejak pandemi masuk ke Indonesia beberapa bulan yang lalu. Corona bukan hanya menyerang kesehatan masyarakat, tapi juga menjangkiti pasar saham di Indonesia.

Lalu bagaimana dengan saham-saham blue chip yang dulunya di jagokan oleh banyak investor? Kabarnya menurut riset RHB Sekuritas Indonesia pada februari lalu, sebanyak 10 saham blue chip terkoreksi dalam dan memiliki nilai pasar yang menarik karena harga pasarannya jauh di bawah harga wajar.

Baca juga : Apa itu Saham Blue Chip? Ini Penjelasan Selengkapnya!

Mari kita ulas mengenai daftar saham-saham blue chip dari berbagai sektor/subsektor yang ada Indonesia dan bagaimana perkembangannya akhir-akhir ini!

Perbankan

NoNama EmitenKode Saham
1Bank Central Asia TbkBBCA
2Bank Rakyat Indonesia TbkBBRI
3Bank Mandiri (Persero) TbkBMRI

BBCA

Kode saham BBCA adalah kode saham milik Bank Central Asia Tbk. Bank BCA merupakan salah satu perusahaan perbankan swasta terbesar di Indonesia. BBCA telah tercacat di BEI sejak 31 Mei tahun 2000. Saat ini jumlah saham BBCA di BEI yang beredar di masyarakat kurang lebih berjumlah Rp. 24,4 milyar.

Bank BCA juga merupakan salah satu saham dengan kapitalisasi terbesar mencapai Rp 681,09 triliun per 31 Maret 2020. Oleh karena itu, saham BBCA termasuk dalam jajaran saham paling liquid di BEI. Anda dapat melihat ringkasan perkembangan saham BBCA dalam 5 tahun terakhir dari grafik di bawah ini.

Daftar Saham Blue Chip Indonesia

BBRI

Saham BBRI merupakan saham milik BUMN yang juga menjadi salah satu perbankan tertua dan terbesar di Indonesia. Bank BRI di dirikan pada 16 Desember 1895 di Purwokerto, Jawa Tengah. Saham BBRI tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 10 November 2003. Pada saat itu harga saham perdana yang ditawarkan BBRI adalah Rp. 875, hingga pada tahun 2019 kemarin harga saham BBRI sudah berkembang 5000%.

Saat ini jumlah saham yang beredar di masyarakat melalui BEI sebesar Rp. 122.112.351.900. BBRI Juga termasuk dalam saham yang memiliki kapitalisasi pasar yang besar yakni Rp. 382,37 triliun.

Pada akhir Mei kemarin, saham BBRI menduduki posisi pertama sebagai saham dengan net buy paling tinggi yakni Rp1,57 triliun dalam sepekan terakhir. Bahkan saat pada akhir perdagangan 2 Juni 2020 kemarin kabarnya BBRI mencapai pembelian bersih asing sebesar Rp 2,69 triliun (selama 5 hari).

BBRI juga sering melakukan stock split, agar harga saham semakin terjangkau oleh masyarakat. Untuk melihat perkembangan saham selama 5 tahun terakhir, Anda dapat memperhatikan grafik dibawah ini!

Daftar Saham Blue Chip Indonesia

BMRI

Sama seperti BBCA, saham BMRI adalah saham milik salah satu BUMN Indonesia yang bergerak di bidang perbankan yakni Bank Mandiri (Persero) Tbk. Bank Mandiri didirikan pada didirikan 2 Oktober 1998 dan mulai beroperasi pada tanggal 1 Agustus 1999. Kantor pusat Bank Mandiri kini ada di Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36 – 38 Jakarta Selatan.

Bank Mandiri menjadi perusahaan IPO dan sahamnya tercatat di BEI mulai dari 14 Juli 2003. Saat itu Bank Mandiri melepas sahamnya sebesar Rp. 4.000.000.000 kepada masyarakat. Sementara harga saham perdana BMRI adalah Rp.675. Kini jumlah saham BMRI yang dilepas ke masyarakat umum yang ada di BEI sebesar Rp. 46.199.999.998.

Berikut adalah grafik perkembangan BMRI selama 5 tahun kebelakang yakni periode tahun 2016-2020!

Daftar Saham Blue Chip Indonesia

Otomotif dan Komponen

NoNama EmitenKode Saham
1PT Astra International TbkASII

ASII

Beralih ke sektor manufaktur, ada saham ASII dari PT Astra International Tbk yang masuk dalam subsesktor otomotif dan komponen. Produk-produk otomotif Astra sudah sangat terkenal dan banyak digunakan masyarakat Indonesia.

Mulai motor, mobil hingga suku cadangnya Astra terkenal dengan kualitasnya. PT. Astra International Tbk didirikan didirikan pada tahun 1957 dan memiliki beberapa lini bisnis. Bukan hanya otomotif, tapi juga jasa keuangan, alat berat, pertambangan & energi, agribisnis, teknologi Informasi, Infrastruktur dan logistik.

Saham ASII tercatat di BEI sejak 4 April 1990 dengan penawaran saham perdananya seharga Rp. 14.850, Saham ASII termasuk dalam saham-saham blue chip yang ada di Indonesia dengan total saham beredar masyarakat sebesar Rp. 40.483.553.140. Selain itu Astra selalu menjadi jajaran saham paling likuid di BEI, sehingga sangat mudah diperjual belikan.

Daftar Saham Blue Chip Indonesia

Properti, Perumahan dan Kontruksi Bangunan

NoNama EmitenKode Saham
1PT Bumi Serpong Damai TbkBSDE

BSDE

Saham BSDE berasal dari PT Bumi Serpong Damai Tbk dan saat ini termasuk dalam salah satu saham blue chip Indonesia. PT Bumi Serpong berdiri tahun 1984 dan bergerak di bidang properti/pengembangan real estate.

Perusahaan ini fokus dalam perencanaan dan pengembangan kota baru di Indonesia. BSDE masuk dalam listing BEI pada 6 Juni 2008 dengan penawaran saham perdana seharga Rp. 550.

Saat ini BSDE telah melepas sebesar Rp. 19.246.696.192 sahamnya di BEI. BSDE juga termasuk dalam saham paling likuid di BEI dan memiliki kapitalisasi besar yakni Rp. 15,49 triuliun. Berikut adalah ringkasan saham BSDE Selama 5 tahun terakhir.

Daftar Saham Blue Chip Indonesia

Infrastuktur, Utilitas & Transportasi

NoNama EmetenKode Saham
1Jasa Marga (Persero) TbkJSMR

JSMR

Nama Jasa Marga (JSMR) pasti sudah familiar Anda dengar. Biasanya saat dalam perjalan seperti di jalan tol nama jasa marga selalu terpampang. Saham JSMR (Jasa Marga) ini adalah saham salah satu BUMN yang bergerak di bidang infrastuktur. Jadi Jasa Marga ini lah pihak penyedia layanan jalan tol dan bisnis terkait lainnya.

JSMR melakukan IPO pada 12 November 2007 dengan harga saham perdananya yakni Rp. 1.700. Saat ini saham JSMR menjadi salah satu saham blue chip dengan total saham beredar sebesar Rp. 7.257.871.200.

Selain itu JSMR Juga memiliki kapitalisasi pasar yang sangt besra yakni Rp. 28,81 triliun. Anda dapat melihat perkembangan saham JSMR selama 2016-2020 seperti pada gambar di bawah ini!

Saham Blue Chip Indonesia

Sektor Barang Konsumsi (Consumer Goods)

NoNama EmitenKode Saham
1Unilever Indonesia TbkUNVR
2Indofood Sukses Makmur TbkINDF

UNVR

Saham UNVR. PT. Unilever Indonesia Tbk (UNVR) merupakan perusahaan raksasa yang menjadi pelopor di bidangnya. Produk-produk Unilever hampir selalu di butuhkan dan bisa di temukan di mana saja.

Coba hitung berapa jenis produk unilever di rumah Anda yang secara rutin Anda gunakan? Mulai dari detergen, pasta gigi, makanan, minuman dan masih banyak jenis produk Unilever lainnya telah di cintai banyak masyarakat Indonesia.

UNVR masuk dalam daftar Bursa Efek Indonesia sejak 11 Januari 1982. Ketika melakukan IPO, UNVR menarwarkan harga sahamnya perdana dengan harga Rp. 3.175.

Kini jumlah saham UNVR yang tersebar di masyarakat adalah sebesar Rp. 38.150.000.000. Kapitalitasi pasar UNVR sangat besar uyakni Rp. 314,74 triliun. Pastinya saham UNVR Ini termasuk dalam saham paling liquid di BEI.

Berikut adalah ringkasan perkembangan saham UNVR sejak 15 tahun terakhir hingga saat ini (2005-Juni 2020)!

saham UNVR

INDF

Selain Unilever, Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) juga merupakan perusahaan unggulan di sektor costumer goods dan sahamnya tergolong saham blue chip di BEI. Indofood Sukses Makmur Tbk di dirikan pada 14 Juli 1994. Banyak sekali produk-produk Indofood yang sudah familiar ditelinga masyarkat Indonesia, bahkan hingga go internasional.

Sebut saja indomie. Siapa yang tidak tahu mie instant ini? Bahkan saking brandnya sudah sangat besar, mie dengan merek apapun kadang di sebut indomie. Selain itu, produk-produk lain juga tidak kalah dengan indomie, seperti kecap, saus dan masih banyak lagi.

Saat ini Indofood Sukses Makmur (INDF) telah melepas sahamnya ke publik sebesar Rp. 8.780.426.500. Saham INDF tentu menjadi salah satu saham paling liquid di BEI. Apakah Anda tertarik? Untuk mengetahui kinerja saham INDF, Anda dapat melihat grafik di bawah ini!

saham indofod

Pertambangan / Energi

NoNama EmitenKode Saham
1Bukit Asam TbkPTBA
2Perusahaan Gas Negara TbkPGAS

PTBA

Selanjutnya, pada sektor pertambangan/energi saham PTBA (Bukit Asam Tbk) masuk dalam jajaran saham blue chip BUMN. Bukit Asam adalah perusahaan yang bergerak dalam pertambangan batura.

Ketika melakukan IPO, PTBA menawarkan harga sahamnya sebesar Rp. 575. Kemudian Bukit Asam Tbk (PTBA) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia sejak 23 Desember 2002.

Walaupun pada februari 2020 lalu, PTBA Keluar dari golongan saham LQ45, namun kabarnya, pada kuartal I/2020, PTBA memperoleh  Laba Bersih Rp903 Miliar. Jumlah saham PTBA yang ada di BEI saat ini yakni Rp. 11.520.659.250.

Anda dapat melihat bagaimana perkembangan saham PTBA selama 15 tahun terkahir yakni dari tahun 2015 hingga 2020 pada grafik dibawah ini!

Saham Bukit Asam

PGAS

Selain PTBA, BUMN lainnya yang masuk dalam saham blue chip adalah Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS). Perusahaan gas negara Tbk bergerak di bidang transmisi dan distribusi gas bumi. Pada awal melakukan go public, PGAS menawarkan sahamnya di harga Rp. 1.500 kemudian secra resmi listing di BEI pada 15 Desember 2003

Kini saham PGAS yang ada di BEI berjumlah Rp. 24.241.508.196. Pada tahun 2019 kemarin PGAS membukukan pendapatan bersihnya sebesar Rp54,4 triliun. Lalu bagaimana kabarnya yang terkini? Anda bisa melihatnya pada grafik di bawah ini!

saham perusahaan gas negara

Sektor Telekomunikasi

NoNama EmitenKode Saham
1Telekomunikasi Indonesia (Persero) TbkTLKM

TLKM

Pada sektor telekomunikasi, Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk dengan kode saham TLKM pasti sudah tidak asing ditelinga. Perusahaan milik BUMN Ini pertama kali melakukan IPO dengan penawaran harga saham perdananya yakni Rp. 2.050. Lalu TLKM secara remi listing di BEI pada 14 November 1995.

Saham TLKM mejadi salah satu saham blue chip BUMN yang banyak diminati investor. Pasalnya penggunaan teknologi komunikasi akan selalu di butuhkan dan adi predikasi akan selalu naik di masa yang akan datang.

TLKM juga menjadi salah satu saham yang paling liquid di BEI. Kini jumlah saham TLKM di BEI mencapai Rp. 99.062.216.60. Dibawah ini adalah ringkasan perkembangan saham TLKM selama 15 tahun terakhir (2015-2020).

Saham telkom

Penutup

Membeli saham blue chip yang sedang turun harganya bisa menjadi pilihan investasi yang baik. Apalagi secara umum, beberapa saham bluechip belakangan ini harganya di bawah pasaran (undervalue). Semoga informasi mengenai saham-saham bleu chip diatas bermanfaat untuk Anda! Selamat berinvestasi.

Bagikan ;