Inilah 10 Alasan Kenapa Lebih Baik Memilih Investasi Saham

Banyak alasan kenapa seseorang lebih baik memilih saham dari pada jenis invetasi lainnya yang paling mudah ditemukan adalah invenvestasi saham sangatlah fleksibel dan mudah untuk memperolehnya.

Saham merupakan jenis investasi yang mulai popular akhir-akhir ini dibuktikan dengan semakin banyaknya para pemula dalam memilih jenis investasi saham sebagai investasi mereka.

Banyak alasan mengapa semakin banyak orang memilih saham sebagai investasi mereka salah-satunya karena investasi jenis ini dikenal memiliki keunggulan dari investasi jenis lainnya.

Selain itu investasi saham juga dikenal sebagai alat investasi yang praktis, tidak memerlukan modal besar dan masing banyak alasan yang lainnya.

Investasi saham juga dikenal fleksibel, proses pendaftaran dikenal mudah serta kalau kamu ingin mencarikan pun relatif cepat.

Namun yang namanya jenis investasi selalu ada risiko yang juga harus siap kita tanggung, termasuk dalam hal ini investasi saham yang juga tak luput dari itu.

Beberapa risiko investasi saham yang paling umum adalah capital loss, dan juga risiko likuidasi, dimana risiko tersebut sering menghantui bagi para investor saham.

Ada pun untuk mendafatar saham kini sangatlah mudah kita tidak perlu datang langsung ke kantor saham, hanya dengan smartphone yang kita punya kita dengan cepat bisa mendaftarkannya.

Selain ini kini sudah semakin banyaknya sekuritas saham terpercaya yang bisa kita pilih sebagai rekanan kita dalam berinvestasi saham.

Sekurtitas saham apa yang terbaik dan profesioanl di Indonesia? Kalian bisa membacanya disini

Namun sebelum mendaftar saham dan berinvestasi disini sebagain analisis menyarankan bagi kita untuk mengetahui jenis-jenis saham yang ada di Indonesia.

Baca juga: Daftar Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) Terbaru

Karena masih banyaknya yang belum tahu jika saham memiliki berbagai jenis. Apa saja sih jenis-jenis saham itu?

Apa Itu Saham?

Saham adalah surat berharga yang menunjukkan bagian kepemilikan atas suatu perusahaan. Membeli saham berarti anda telah memiliki hak kepemilikan atas perusahaan tersebut.

Maka dari itu, Anda berhak atas keuntungan perusahaan dalam bentuk dividen, pada akhir tahun periode pembukuan perusahaan.

Dikutip dari laman IDX, ada beberapa keuntungan dalam menanam saham. Di antaranya adalah:

A. Dividen
Dividen merupakan pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan kepada investor yang diperoleh dari keuntungan perusahaan. Hal ini diberikan setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS.

Jika seorang pemodal ingin mendapatkan dividen, maka pemodal harus memegang saham tersebut dalam kurun waktu yang relatif lama.

Dividen yang diberikan kepada investor dapat berupa uang tunai atau berupa dividen saham.

B. Capital gain
Terbentuk dengan adanya aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder yang merupakan selisih antara harga beli dan harga jual.

Contoh: A membeli saham di sebuah perusahaan dengan modal Rp 3.000 per saham dan ia menjualnya sebesar Rp 3.500 per saham. Angka Rp 500 keuntungan yang ia dapatkan dikatakan sebagai capital gain.

Selain ada keutungan, ada juga risiko berinvestasi dalam bentuk saham, berikut ulasannya:

A. Capital loss
Merupakan kebalikan dari capital gain, yaitu kerugian dari harga jual dan beli saham. Dalam posisi ini investor menjual sahamnya lebih murah dibandingkan dengan harga beli.

B. Risiko likuidasi
Kondisi di mana sebuah perusahaan dinyatakan bangkrut oleh pengadilan atau perusahaan dibubarkan.

Dalam hal ini hak klaim dari pemegang saham mendapat prioritas terakhir setelah seluruh kewajiban perusahaan dapat dilunasi (dari hasil penjualan kekayaan perusahaan).

Jika masih terdapat sisa dari hasil penjualan kekayaan perusahaan tersebut, maka sisa tersebut dibagi secara proporsional kepada seluruh pemegang saham.

Namun, jika tidak terdapat sisa kekayaan perusahaan maka pemegang saham tidak akan memperoleh hasil dari likuidasi.

Kondisi ini merupakan risiko yang terberat dari pemegang saham. Untuk itu, seorang pemegang saham dituntut untuk secara terus menerus mengikuti perkembangan perusahaan.

Dan jika kalian ingin mengenal lebih dalam apa itu saham dan jenisnya? kalian bisa membaca lebih lengkap pada tautan berikut: Pengertian Saham dan Jenisnya, Pahami!

Di atas tadi sudah disinggung tentang kelebihan berinvestasi saham, bagaimana ulasan kelebihanan tadi sebagai alasan mengapa investasi saham patut kita pilih sebagai alat investasi bagi kita.

Dan berikut ini adalah alasan-alasan mengapa seseorang harus berinvestasi saham:

1. Berinvestasi Saham Merupakan Sikap Seorang Nasionalis

Bagan saham

Seperti yang sama-sama kita ketahui dari banyaknya investor di pasar modal yang ada di indonesia kebanyakan masih dikuasai oleh asing.

Meski pada beberapa tahun belakang ini nilai investor dalam negeri mengalami pelonjakan yang menggermbirkan terlebih lagi pada saat pandemi seperti saat ini banyak investor luar negeri yang melepaskan sebagain besar sahamnya di pasar modal Indonesia.

Selain itu kesadaran investasi saham di tanah ari juga masih rendah, karena menset yang sudah terbentuk dari awal bahwa investasi saham harus memiliki modal yang besar.

Sungguh ironis bila mayoritas saham masih dimiliki asing di negeri sendiri, maka dengan membeli saham di pasar modal Indonesia, kita bisa mengambil bagian dalam memajukan perekonomian Indonesia.

2. Saham Mudah Ditransaksikan

Alasan yang selanjutnya adalah saham sangatlah mudah untuk ditransaksikan, karena saham mudah untuk diperjualbelikan tidak seperti layaknya jenis investasi lainnya yang memerlukan waktu dan proses yang lama dalam menjualnya.

Sementara saham mudah jika kita ingin menjualnya, terlebih dengan kemajuan teknologi seperti sekarang banyak Sekuritas / broker saham yang sudah memfasilitasi itu semua, hanya dengan menggunakan smartphone kita maka kita sudah bisa mentransaksikan saham yang kita punya.

3. Saham Bersifat Likuid dan Transparan

Selain dikenal aman dan di lindungi oleh undang-undang investasi saham juga dikenal likuid dan transparan, kita bisa melihat dengan jelas portofolio saham kita dengan jelas.

Dari situ kita bisa melihat berapa harga permintaan dan penawaran serta berapa jumlah lot yang ditawarkan maupun yang diminta.

Selain itu dengan peraturan yang ada, mengenai keterbukaan informasi, maka setiap perusahaan terbuka yang listing di bursa, wajib mengunggah laporan keuangannya, sehingga investor dapat menganalisis kondisi dan prospek perusahaan tersebut.

Sedangkan saham bersifat likuid artinya Saham merupakan instrumen investasi yang mudah dijual atau dicairkan dengan mudah dan cepat. Tergantung dari saham yang Anda punyai, tingkat likuiditas masing-masing saham pun berbeda.

Saham yang ramai diperdagangkan biasanya lebih likuid. Setelah Anda menjual saham Anda pun, mekanisme penyelesaian transaksi saham pun paling lama adalah 3 hari kerja.

4. Transaksi Saham Dapat Dilakukan Dimana Saja

Transaksi saham

Tidak seperti jenis investasi lainnya investasi saham dapat dilakukan dimana saja, hal ini sangat cocok bagi kita yang memiliki kesibukan lainnya tanpa perlu menggangu waktu kerja kita.

Terlebih kini banyak sekuritas / broker saham yang sudah memfasilitasi itu semua sehingga kita tidak perlu datang ke ke bursa, kita hanya tinggal menggunakan smartphone kita dari rumah lalu dengan mudah kita sudah bisa bertransaksi saham.

Bagaimana sangat membantu bukan dan investasi saham tidak akan menggangu aktivitas utama kita karena pelbagai kemudahan yang ditawarkan.

5. Modal Investasi Relatif Kecil

Ada anggapan yang mengatakan untuk berinvestasi saham haruslah memiliki modal yang besar. Anggapan ini jelas keliru karena hanya dengan uang 50 hingga 100 ribu saja kita sudah bisa berinvestasi saham.

Selain itu kita juga bisa membeli saham dengan cara mencicil (Dollar Cost Averaging). dan tidak langsung membeli saham dalam jumlah yang banyak.

Hal ini sangat membantu bagi kita yang terkendala modal namun ingin memulai investasi dan saham merupakan salah-satu jawaban untuk kita yang ingin berinvestasi namun terkendal modal besar.

Baca juga: 1 Lot Berapa Lembar Saham? Ini Penjelasan Selengkapnya!

6. Aman Karena Dijamin Pemerintah

Salah-satu penyebab menggapa banyak orang yang malas berinvestasi adalah kurangnya rasa aman, dan kekhawatiran uang kita akan hilang apalagi sekarang marak penipuan bekedok investasi.

Namun segala kakhawatiran tersebut tidaklah berlaku pada investasi saham karena investasi saham sudah teregulasi dan dijamin oleh pemerintah.

Meski begitu kita juga meski berhati-hati untuk memilih broker saham. Pilihlah broker saham yang sudah tergulasi oleh pemerintah supaya kita lebih aman dalam berinvestasi saham.

Ada beberapa perlindungan yang diberikan oleh pemerintah untuk menjamin rasa aman bagi seorang investor, berikut penjelasannya:

# Perlindungan Atas Dana Investor

Untuk menjamin investor supaya lebih aman, para pihak yang terkait kini telah membuat wadah untuk melindungi dana investor lewat peraturan pemerintah mengenai pemisahan rekening dana investor (RDI) dan rekening sekuritas, sehingga semua dana nasabah berada di rekening masing-masing, bukan di rekening sekuritas.

Dengan adanya pemisahan ini, diharapkan akan mampu meminimalisir kemungkinan kecurangan yang bisa terjadi seperti penyalahgunaan dana nasabah oleh sekuritas.

# Perlindungan Atas Saham yang Dimiliki

Sebagai seorang investor tidak usah khawatir dana kita akan hilang atau curi karena saham disimpan di lembaga pemerintah yang profesional.

Karena saham yang dibeli akan dititipkan di lembaga bernama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jadi saham yang dibeli tidak disimpan di sekuritas.

Setiap investor yang membuka rekening efek akan dibuatkan nomor akun KSEI, dan mendapatkan kartu AKSes sebagai bukti kepemilikan akun di KSEI. Kapan pun investor bisa mengecek saham yang dimilikinya. Ini menjadi langkah untuk mencegah penyalahgunaan aset nasabah.

# Perlindungan Atas Fraud Lainnya

Tidak hanya RDI dan KSEI, ada lagi proteksi perlindungan untuk para investor saham yaitu dengan hadirnya lembaga yang bernama Securities Investor Protection Fund (SIPF).

Dengan adanya lembaga ini, investor akan mendapatkan ganti rugi bila terjadi fraud yang dilakukan oleh perusahaan sekuritas.

Adapun lembaga-lembaga yang berkewajiban dalam menjaga keamanan berinvestasi di pasar modal antara lain:

  • OJK sebagai lembaga pengawas pasar modal.
  • BEI sebagai lembaga penyelenggara transaksi pasar modal.
  • KPEI sebagai lembaga pencatat transaksi di pasar modal, memastikan pencatatan transaksi yang kita lakukan.
  • KSEI sebagai lembaga penitipan harta, menyelesaikan transaksi dan menjaga saham yang kita miliki.
  • SIPF sebagai lembaga penjamin dana, menjamin dana yang hilang kepada investor.

7. Hasil Investasi Saham Relatif Tinggi

hasil saham

Dari jenis investasi yang lain investasi saham merupakan salah-satu yang menawarkan hasil investasi relatif tinggi dan dalam waktu yang relatif lebih singkat.

Namun ini juga ditentukan oleh kita sendiri mau investasi jangka pendek, menengah atau panjang dalam kita memilih waktu investasi.

Pada umumnya saham merupakan investasi jangka panjang, namun kita juga bebas memilih untuk jangka waktu investasi, tentunya disesuaikan kembali oleh tujuan awal berinvestasi.

8. Memiliki 2 Jenis Keuntungan

Alasan lainnya kenapa lebih baik kita memilih berinvestasi di saham karena kita memperoleh 2 jenis keuntungan sekaligus yaitu Capital Gain, dan pembagian Dividen.

Capital Gain adalah keuntungan yang diperoleh dari selisih harga beli dan harga jual saham, di mana harga jual lebih tinggi dari harga beli.

Sementara dividen adalah bagian keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham. Dividen berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan.

9. Administrasi dan Pajak Tidak Rumit

Ada 2 jenis pajak yang dikenakan pada investor saham, yaitu pajak deviden dan pajak penghasilan, yang mengasikan dalam mengurus pajak untuk saham tidaklah rumit dan mudah.

Adapun untuk besaran pajak Dividen, yaitu sebesar 10% dari nilai dividen, sedangkan untuk Pajak Penghasilan atas Penjualan Saham, yang besarnya hanya 0,1% dari nilai penjualan saham.

Kedua jenis pajak tersebut sifatnya final, dalam arti sudah dipotong oleh pihak sekuritas, sehingga Anda tidak perlu membayar pajak lagi. Jika memiliki NPWP, Anda cukup melaporkan pajak tersebut dalam SPT tahunan

10. Dapat Dilakukan Hingga Tua dan Bisa Diwariskan

Saham bisa diwariskan

Salah-satu hal yang menarik dari investasi saham adalah dapat dilakukan hingga tua dan bisa diwariskan untuk anak cucu kita.

Hal tersebut sudah diatur dalam undang-undang pasar modal. Sesuai dengan UUPM Pasal 87 ayat (2), perubahan kepemilikan saham (mewariskan saham).

Bila jumlahnya ≥ 5% dari total saham, maka wajib dilaporkan ke Bapepam, Bila saham publik yang Anda miliki persentasenya lebih kecil dari 5%, maka tidak perlu melaporkan perubahan kepemilikan tersebut.

Baca juga: Belajar Saham, Pengetahuan Dasar Investasi Saham

Itulah 10 alasan mengapa lebih memilih saham dari jenis investasi lainnya selain aman dan dilindungi oleh pemerintah, investasi saham juga nyatanya tidak memerlukan modal besar.

Dan jika kalian tertarik untuk berinvestasi saham, banyak perlaku yang sudah berpengalaman menyarankan untuk membeli saham blue chip. Semoga bermanfaat!

Bagikan ;

Tinggalkan komentar