1 Lot Berapa Lembar Saham? Ini Penjelasan Selengkapnya!

Bagi Anda yang baru belajar mengenai trading, masalah teknis biasanya menjadi salah satu tantangan yang perlu dipelajari sebelum terjun dalam jual beli di pasar saham.

Termasuk istilah Lot dan beberapa istilah lain yang cukup mendasar bagi para trader. Kemudian beberapa pertanyaan lain terkait hal ini mungkin akan muncul, seperti berapa jumlah 1 Lot?, minimal pembelian saham dll.

Bagi anda pemula, yang belum tahu apa itu saham, anda bisa membaca artikel kami sebemumnya berjudul pengertian saham, jika sudah tahu lanjut!

Istilah Lot mungkin pernah Anda ketahui namun masih sedikit terdengar asing. Hanya saja sebagai calon investor saham istilah ini cukup penting di ketahui untuk memulai. Seperti halnya satuan dalam mengukur panjang sebuah barang, saham juga memiliki satuan yaitu Lot. Berikut penjelasan selengkapnya!

Pengertian Lot di Dunia Saham

Lot merupakan satuan perdagangan saham jika Anda ingin membeli saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Jadi jika Anda ingin membeli saham di BEI, Anda tidak bisa membeli 1 lembar saham saja, melainkan perlu membeli dengan satuan Lot.

Lantas Pertanyaannya, apakah ada perbedaan jumlah 1 lembar dan 1 Lot?

Berbicara mengenai Lot sebagai satuan perdagangan saham, artinya ada angka pasti untuk mengukur besaran Lot. Lot diukur dengan angka satuan tanpa nominal, sehingga pertanyaan yang tepat untuk mengetahui besaran Lot adalah, berapa jumlah lembar saham per 1 Lot?

Jumlah lembar saham per 1 Lot ini tentu harus di ketahui oleh para investor saham. Untuk itu, akan kita bahas pada poin dibawah ini!

Jumlah Lot Terbaru

1 lots saham berapa?

Kebijakan mengenai besaran jumlah per 1 Lot berasal dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Sehingga besaran ini bisa berubah sesuai dengan ketentuan BEI.

Biasanya jika ada perubahan khususnya terkait hal ini, dilakukan BEI pada akhir semester pada akhir tahun dan efektif di berlakukan pada awal semester tahun baru. Keputusan perubahan (revisi) tersebut dilakukan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan.

Dulu, jumlah 1 Lot adalah 500 lembar saham. Tetapi BEI melakukan beberapa perubahan terkait hal ini. Sejak adanya Kep-00071/BEI/11-2013 yang berlaku sejak 6 januari 2014 jumlah 1 Lot menjadi 100 lembar saham. Hal ini dilakukan agar pasar saham Indonesia bisa dijangkau oleh lebih banyak masyarakat termasuk investor dengan modal kecil.

Kabarnya BEI akan mengubah besaran 1 Lot pada awal semester tahun 2020 menjadi 1 Lot sama dengan 50 lembar saham. Tetapi hingga saat ini jumlah 1 Lot masih 100 lembar saham. Menurut BEI, jumlah tersebut masih sangat terjangkau oleh para trader dengan modal kecil. Untuk lebih jelasnya, mari kita perhatikan ilustrasi pembelian saham dengan satuan Lot di bawah ini!

Contoh :

Anda ingin membeli saham WXYZ dengan ketentuan pembelian 1 Lot saham. Saham WXYZ harganya Rp. 5000/lembar. Berarti Anda perlu menyiapkan Rp.5000 x 1 Lot x 100 lembar = Rp. 500.000 untuk membeli 1 Lot saham WXYZ. Begitu seterusnya. Jumlah Lot akan di kalikan sesuai berapa Lot yang ingin Anda beli.

1 Lot = 100 Lembar Saham
2 Lot = 200 Lembar Saham
3 Lot = 300 Lembar Saham, dst.

Minimal Pembelian Saham

Setelah mengetahui jumlah lembar saham per 1 Lot, selanjutnya mungkin yang terpikirkan oleh para trader pemula adalah tentang minimal pembelian saham.

Berapa Lot minimal untuk bisa membeli saham?

Apakah jumlah tersebut berlaku untuk semua jenis saham?

Untuk melakukan pembelian saham, Anda bisa mulai membeli 1 Lot saham. Sebab saat ini banyak perusahaan sekuritas yang tidak mengharuskan para nasabahnya untuk melakukan deposit. Hal ini berlaku untuk membeli saham manapun termasuk saham-saham blue chip seperti Unilever, BCA, Garuda Indonesia dll.

Misalnya, Anda ingin membeli 1 Lot saham PT.WXYZ, dimana harga sahamnya adalah Rp. 100/lembar.

Jika dulu dengan ketentuan 1 Lot = 500 lembar Anda perlu menyiapkan modal investasi sebesar Rp.50.000.

Sekarang dengan kebijakan 1 Lot = 100 Lembar saham maka Anda hanya perlu memulai investasi saham dengan Rp.10.000 saja. Jadi investasi saham itu cukup murah, siapapun bisa memulainya.

Namun untuk para trading pemula di sarankan untuk mempelajari cara menilai harga wajar sebuah saham terlebih dahulu sebelum berinvestasi.

Sebab walaupun perusahaannya bagus bahkan termasuk perusahaan blue chip, namun tidak selamanya nilai sahamnya juga bagus. Perusahaan bisa saja sedang mendapatkan keuntungan yang cukup menurun.

Dengan belajar menilai harga wajar saham, kita bisa menghindari pembelian saham secara asal-asalan dan mengakibatkan kerugian besar-besaran.

Terdapat beberapa cara untuk mengukur harga wajar saham, tetapi ada 3 rasio yang biasanya di pakai bahkan oleh para investor expert yakni PVB (Price to Book Value), PER (Price Earning Ratio) dan EV (Enterprice Value) /EBITDA (Earning Before Interest, Tax, Depreciation and
Amortisation
).

Istilah Lain yang Berkaitan

Selain istilah Lot, istilah fraksi harga saham biasanya beriringan di pikirkan oleh para trader sebelum memutuskan membeli saham tertentu.

Sebab fraksi saham akan menjadi salah satu pertimbangan apakah saham tersebut layak dibeli ataukah tidak. Fraksi harga saham juga berubah-ubah karena beberapa sebab dan hal itu wajar dalam dunia investasi saham.

Fraksi harga saham adalah sebuah batasan rentang perubahan atau kelipatan harga dalam jual beli saham yang di kelompokan berdasarkan harga saham perlembarnya.

Jadi saat kita hendak membeli saham, selain kita akan melihat harga saham perlembarnya, kita juga perlu melihat penggolongan fraksi harga saham. Biasanya, semakin tinggi harga per-lembar saham maka fraksi harga sahamnya pun semakin tinggi.

Sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) nomor Kep-00023/BEI/04-2016 saat ini di Indonesia terdapat 5 fraksi harga saham. Jumlah fraksi ini berubah dimana sebelumnya hanya ada 3 fraksi saham saja. Dibawah ini adalah 5 fraksi harga saham di Indonesia.

Kelompok HargaFraksi Harga
<200Rp. 1
Rp. 200 – <Rp. 500Rp. 2
Rp.500 – <Rp. 2000Rp. 5
Rp. 2000 – < Rp.5000Rp. 10
Rp. 5000 – seterusnyaRp. 25

Dengan tabel fraksi harga saham diatas, artinya jika saham PT. WXYZ adalah Rp.100 maka harganya bisa berubah perkali penawaran. Karena harga saham Rp. 100 masuk dalam range fraksi harga saham Rp. 1 maka saham PT WXYZ bisa mengalami perubahan harga Rp.1 perkali penawaran.

Penutup

Itulah penjelasan lengkap mengenai berapa jumlah lembar saham dalam 1 Lot. Untuk Anda yang baru memulai trading, semoga Anda terbantu dengan penjelasan diatas dan selalu bersemangat untuk menambah wawasan baru mengenai investasi saham. Sebab semakin banyak ilmu baru yang di pelajari, Anda akan bisa semakin mahir dalam menginvestasikan uang Anda di pasar modal dan potensi keuntungan akan semakin besar.

Baca juga :

Bagikan ;