Kenalan dengan NFT, Aset Digital yang Viral di 2021

Dalam beberapa bulan terakhir, nama NFT (Non-Fungible Token) tengah ramai diperbincangkan. Tidak hanya mereka yang sudah memahami teknologi cryptocurrency, NFT juga menarik minat kalangan selebritis dan artis negeri ini. Memang sebetulnya apa sih NFT itu? Termasuk yang penasaran? Maka ada baiknya Anda mulai kenalan dengan NFT.

Dilansir Forbes, NFT sendiri sebetulnya adalah aset digital yang mewakili obyek di dunia nyata. Misalnya saja seperti hasil karya lukisan, benda-benda dalam permainan video game atau game online, lagu, hasil foto, desain ilustrasi, karya film atau video sampai meme. NFT-NFT itu kemudian diperjual belikan lewat internet dan biasanya menggunakan cryptocurrency sebagai alat pembayaran.

Bukan tanpa alasan kenapa mata uang kripto sebagai pembayaran transaksi NFT, karena memang teknologi NFT ini menggunakan kode-kode dalam software dasar yang serupa dengan cryptocurrency. Kendati baru begitu booming di tahun 2021 ini, pada dasarnya NFT sudah muncul sejak tahun 2014 silam. Hanya saja tujuh tahun kemudian karena pandemi Covid-19 dan gaya hidup serba online, NFT jadi incaran.

Baca juga: 7 Keunggulan Investasi Saham Syariah yang Wajib Dipertimbangkan

Secara global, ada banyak sekali karya seni visual sampai tweet yang terdengar tidak biasa menjadi NFT dan diburu investor-investor terutama kalangan muda. Tak main-main, Coindesk mencatat pencapaian NFT sejak November 2017 hingga sekarang sudah menyentuh US$174 juta! Sebuah hasil yang luar biasa dan menjadi pilihan bagi para digital creator untuk menawarkan produknya.

Inilah Beda NFT dan Mata Uang Kripto

beda NFT dan mata uang kripto
© AsiaNews

Setelah sedikit kenalan dengan NFT, apakah Anda mengira kalau aset digital ini mirip dengan mata uang kripto? Jawabannya adalah tidak. Memang baik NFT dan cryptocurrency memakai teknologi yang sama, tapi kedua aset ini berbeda. Dari penjelasan Asia One, terungkap kalau perbedaan yang mencolok antara NFT dan cryptocurrency adalah pada sifat fungible-nya.

Jika mata uang kripto ini fungible, NFT justru bersifat tidak fungible.

Apa maksudnya?

Ambil contoh, ada sebuah rumah yang dijual dengan harga Rp500 juta maka Anda bisa membayarnya dengan dua lahan tanah yang masing-masing seharga Rp250 juta. Dalam halnya dengan cryptocurrency, Anda punya satu keping Bitcoin senilai Rp900 juta. Bitcoin itu tentu saja sebanding dengan sebuah rumah mewah di pinggiran kota Malang senilai Rp900 juta pula.

Seluruh aset yang disebutkan itu memiliki nilai investasi di mana jika didiamkan dalam waktu lama, nilainya berpeluang bertambah. Namun kondisi demikian tidaklah terjadi pada NFT yang non-fungible. NFT hanyalah aset digital murni karena masing-masing tokennya memiliki kode khusus sehingga spesifikasi dan fitur antara satu NFT dengan NFT lainnya berbeda.

Baca juga: Inilah 7 Saham Klub Sepakbola Dunia di Pasar Modal, Mau Beli?

Alasan Anda Harus Beli NFT

kolase NFT Beeple
© Beeple

Jika Anda sudah cukup kenalan dengan NFT, tentu akan paham bahwa ternyata ada lho obyek-obyek digital yang dijual dengan harga tak masuk akal. Salah satunya adalah tweet alias kicauan pertama CEO Twitter Jack Dorsey yang konon berhasil menjadi NFT dan terjual sebesar US$2,5 juta (sekitar Rp35 miliar). Sangat fantastis bukan? Untuk itulah berikut beberapa alasan Anda harus beli NFT:

1. Punya Kode Unik

Bisa dibilang ini merupakan alasan pertama kenapa Anda wajib kenalan dengan NFT dan kemudian membelinya. Yap, seluruh aset atau karya yang sudah dienkripsi dalam blockchain akan memiliki nomor kode dan metadata unik. Di mana kode-kode unik ini sudah pasti tak bisa direplikasi dan berbeda dengan aset NFT lainnya. Kondisi ini jelas sangat menguntungkan content creator yang cemas dengan ancaman plagirasi.

Lewat kode unik nanti, siapapun bisa melacak siapa penerbit token, pemilik awal sampai pemilik akhir untuk aset digital tersebut. Terdengar mirip dengan sertifikat keaslian sebuah karya? Tepat sekali, tetapi ini untuk aset-aset virtual. Dengan begitu setiap pemegang NFT ini adalah pemilik tunggal yang eksklusif atas sebuah aset dan punya nilai variatif.

2. Sedang Viral dan Hits

Bukan tanpa alasan kenapa setiap orang ada baiknya mulai kenalan dengan NFT. Karena bagaimanapun, token satu ini memang tengah viral dan hits di seluruh dunia. Anda bahkan dapat memperoleh cuan dalam jumlah besar jika menjual aset-aset NFT yang dimiliki dalam sebuah pelelangan. Hal inilah yang dialami oleh seniman bernama Beeple, di mana kolase karyanya di pelelangan laku sebesar Rp82,9 miliar.

3. Tak Punya Nilai Tukar

Alasan terakhir agar Anda mau kenalan dengan NFT dan akhirnya melakukan pembelian adalah lantaran aset digital ini tak punya nilai tukar. Tunggu, bagaimana mungkin aset tak punya nilai tukar justru menguntungkan? Nah, di situlah letak menariknya. Karena bagi para kolektor yang menghargai eksklusifitas, NFT merupakan penghargaan tertinggi atas sebuah kepemilikan.

Artinya, saat Anda memiliki rekaman suara asli ketika Freddie Mercury melakukan bernyanyi di studio Queen untuk kali pertama, Anda bisa memasang harga luar biasa tinggi. Harga itu jelas tak  bisa ditukarkan dengan aset digital yang senilai. Sehingga kebanggaan akan memiliki NFT jelas makin tinggi.

Kelebihan dan Kekurangan NFT yang Wajib Diketahui

kelebihan - kekurangan NFT

Non-Fungible Token merupakan bagian dari buku besar data publik terdistribusi yang mencatat tiap-tiap aktivitas transaksi di ruang lingkup mereka. Biasanya Non-Fungible Token dicetak secara unik yang mewakili wujud benda atau benda tak berwujud, contohnya  Lukisan, Video Game, Album musik, Logo, dan lain sebagainya.

Baca juga: Indofood Borong Saham Fritolay, Cheetos Hengkang dari Indonesia

Sederhananya, Non-Fungible Token sama dengan kolektor barang fisik atau digital yang diubah menjadi aset kripto yang bisa diperjualbelikan. Pembeli akan mendapatkan hak kepemilikan khusus dari Non-Fungible Token yang dibelinya. Di samping itu, Non-Fungible Token hanya dapat memiliki satu pemilik dalam satu waktu.

Data unik yang yang tertera pada Non-Fungible Token memudahkannya untuk memverifikasi kepemilikan sang pembeli dan memungkinkan untuk melakukan transfer token antar pemilik Non-Fungible Token. Pemilik asli atau pencipta Non-Fungible Token juga bisa menyimpan data dan informasi spesifik di dalamnya, sebagai contoh tanda tangan pemilik lukisan.

Non-Fungible Token diciptakan untuk memberikan ruang bagi para seniman dan konten kreator untuk memiliki pengalaman unik dalam menjual hasil karya mereka. Sebagai contoh seorang seniman tidak lagi mengandalkan galeri atau balai lelang untuk menjual hasil karyanya.

Sementara art creator atau artis dapat menjual langsung hasil karyanya kepada konsumen menggunakan Non-Fungible Token yang dapat memperbesar peluang mereka untuk mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.

Inilah Keunggulan NFT

1. Dapat Dipercaya

Teknologi Blockchain menggunakan token yang tidak dapat dipertukarkan. Akibatnya, Anda harus yakin bahwa NFT Anda valid, karena pemalsuan catatan yang terdesentralisasi dan permanen tidak mungkin dilakukan.

NFT memiliki kelebihan atas koleksi dunia nyata karena pengguna dapat menggunakan blockchain untuk menverifikasi keasliannya atau melacak pembuat aslinya sehingga NFT dapat dipercaya.

2. Unik dan Dapat Dikoleksi

NFT langka dan sebagian besar digunakan dalam koleksi dan seni. Validitas dan kepemilikan barang koleksi atau karya seni dapat dengan mudah diverifikasi dengan penyertaan token ini. Hal ini juga melindungi karya seniman agar tidak disalin atau disalahgunakan. NFT sudah digunakan dalam kartu ucapan dan barang.

Selain itu, Token ini juga menyimpan tab yang memberikan informasi tentang keunikannya. Data ini sepenuhnya akurat dan aman.

NFT yang terinspirasi oleh seni asli, menggunakan blockchain untuk lebih menonjol dari yang lain dan mengevaluasi keabsahan sebuah karya seni dapat juga membantu anda membedakan antara objek asli dan replikanya.

Sehingga, banyak orang menikmati kegembiraan yang datang dengan mengumpulkan sesuatu yang unik atau langka. NFT memberikan lapisan legitimasi ekstra untuk konten yang dapat dikoleksi, terutama dalam bentuk aset digital.

3. NFT Tidak Berubah

Karena token yang tidak dapat dipertukarkan berbasis blockchain, mereka tidak akan pernah dapat diubah, dihapus, atau diganti. Sekali lagi, ketika membuktikan asal atau keaslian konten digital, ini adalah kualitas yang berharga.

Untuk menghindari resiko diubah bahkan diganti tersebut. Membuat NFT menjadi tampak lebih istimewa dengan menawarkan kelebihan tidak dapat diubah.

4. Kelangkaan NFT Menambah nilai

Pengembang NFT dapat menghasilkan token non-fungible dalam jumlah tak terbatas, dan sering memperbarui token untuk menjaga minat tetap tinggi.

Setiap token akan memiliki id unik dengan hanya satu pemilik dan kelangkaan NFT hanya dapat ditentukan oleh pengembang.

Jumlah keseluruhan NFT di dunia saat ini cukup rendah, dan cukup langka. Ini tidak hanya membuat mereka tidak biasa, tetapi juga meningkatkan nilai mereka. Semakin sedikit jumlah NFT, semakin tinggi harganya

5. NFT dapat Menyertakan Kontrak Pintar

Kontrak pintar adalah fitur lain dari teknologi blockchain yang cukup menarik. Pada dasarnya, mereka dapat menyimpan instruksi yang dieksekusi ketika kondisi tertentu terpenuhi.

Dengan demikian, NFT dengan kontrak pintar dapat memberikan persentase keuntungan saat NFT dijual di masa mendatang.

Adanya kontrak pintar membantu investor untuk lebih terjamin keamanan dan aturan yang ada didalam penggunaan NFT tersebut.

Inilah Kekurangan NFT

1. Tidak dapat Dibagi

Banyak NFT yang tidak dapat dibagi menjadi unit yang lebih kecil. Sehingga anda tidak akan dapat mengakses item digital sampai anda membayar dalam jumlah penuh.

NFT itu tidak seperti cryptocurrency lainnya, Anda tidak dapat mengirim sebagian NFT kepada siapa pun karena tidak dapat dipertukarkan dan tidak mengandung nilai yang ditentukan. Misalnya, satu bitcoin setelah transfer akan memiliki nilai yang sama, tetapi jika NFT nilainya akan berbeda.

Baca juga: 6 Tips Pilih Perusahaan Sekuritas Terbaik Bagi Investor Saham Pemula

2. NFT Bisa dicuri

Penjualan NFT dilacak menggunakan teknologi blockchain yang menetapkan kepemilikan. Marketplace dan platform seperti Open Sea dan Rarible adalah tempat NFT asli dibuat dan disimpan. Jika platform ini ditutup karena alasan apa pun, tidak ada jaminan bahwa anda akan dapat mengakses NFT tersebut. Sehingga membuat NFT menjadi kurang aman.

Meskipun teknologi di balik NFT relatif aman, banyak bursa dan platform tidak menjamin 100%. Dengan demikian, ada beberapa laporan tentang NFT yang dicuri setelah pelanggaran keamanan siber.

Bagaimanapun juga resiko tetap ada dan tidak dapat dihilangkan namun bisa dikurangi atau meminimalkan resiko serendah-rendahnya. Apalagi zaman sekarang masih marak yang namanya hacker di teknologi maju saat ini.

3. NFT Termasuk Pasar Spekulatif

Sulit untuk mengatakan apakah NFT akan digunakan secara luas di tahun-tahun mendatang. Jelas, ada minat besar pada mereka saat ini, serta beberapa manfaat potensial. Namun, teknologi ini masih dalam tahap awal, dan ada banyak tantangan yang harus diatasi.

Seluruh masa depan NFT bergantung pada generasi berikutnya, bagaimana generasi tersebut dapat mempengaruhi nilai NFT itu sendiri. Berinvestasi di NFT bisa menjadi investasi spekulatif dan berisiko

4. Tidak Ramah Pengguna

Jaringan terdesentralisasi tempat pengembang membangun NFT tidak ramah pengguna. Ini adalah penghalang penting untuk adopsi massal karena sebagian besar audiens yang ditargetkan untuk produk ini tidak tahu apa-apa tentang blockchain

Banyak yang telah dikatakan tentang dampak lingkungan dari cryptocurrency berbasis blockchain seperti Ether dan Bitcoin. Dibutuhkan banyak daya komputasi untuk memasukkan catatan ke dalam blockchain. Ada pertanyaan besar apakah aset berbasis blockchain dapat bertahan lama.

5. NFT Tidak Diatur

Karena NFT tidak diatur, tingkat kepercayaan yang tinggi juga diperlukan. Anda harus berpikir bahwa NFT yang anda beli adalah karya seni atau karya unik yang belum pernah diduplikasi di tempat lain, jika tidak, Anda berisiko terkena masalah hak cipta.

Jika pihak berwenang dan administrator khawatir tentang industri yang sedang berkembang pesat ini, platform dapat ditutup, dan kontribusi pengumpul mungkin terbatas. Ini mungkin menurunkan nilai koin NFT di pasar.

Bagikan ;

Tinggalkan komentar