Categories: Sekuritas

6 Tips Pilih Perusahaan Sekuritas Terbaik Bagi Investor Saham Pemula

Kendati perekonomian masih limbung di awal 2021 ini, saham tetap jadi perhatian banyak orang. Termasuk investor saham pemula? Maka ada baiknya Anda tahu sejumlah tips pilih perusahaan sekuritas terbaik supaya bisa raih untung.

Tunggu, kenapa investor saham pemula harus tahu bagaimana tips pilih perusahaan sekuritas terbaik?

Karena dalam kegiatan pasar modal, perusahaan sekuritas punya peran cukup penting. Menurut UU No.8 Tahun 1995, perusahaan sekuritas adalah pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai Penjamin Emisi Efek (underwriter), Perantara Perdagangan Efek (broker/dealer) dan/atau Manajer Investasi (MI).

Sehingga bisa disimpulkan kalau selain jadi anggota bursa efek yang sudah berlisensi, perusahaan sekuritas ini juga jadi perantara transaksi investor dan pasar modal sekaligus merekomendasikan saham yang layak dibeli.

Lantaran punya peran yang sangat penting, tentu sudah sewajarnya jika para investor saham terutama yang masih pemula dan awam, wajib tahu tips pilih perusahaan sekuritas terbaik. Anda tentu tahu dengan kasus investasi ilegal yang menjerat perusahaan perencana keuangan Jouska di tahun 2020 lalu bukan?

Baca juga: Sekuritas Broker Saham Tutup Bangkrut Suspend (Bagaimana investor)

Kasus yang kerugiannya menembus belasan miliar Rupiah itu kabarnya terjadi karena Jouska bertindak kelewat batas seolah-olah menjadi perusahaan sekuritas ilegal. Tentu supaya kasus seperti Jouska ini tidak terjadi lagi, sudah seharusnya bagi investor saham pemula benar-benar paham betul bagaimana tips pilih perusahaan sekuritas terbaik secara tepat.

Anti Rugi, Ini Sederet Tips Pilih Perusahaan Sekuritas Terbaik

1. Terdaftar Resmi di BEI dan OJK

© idx

Tips pilih perusahaan sekuritas terbaik yang pertama adalah dengan melihat status legalitasnya terlebih dulu. Ada dua lembaga yang bertindak sebagai pengawas kegiatan perusahan sekuritas di Indonesia yakni BEI (Bursa Efek Indonesia) dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Kalau perusahaan sekuritas yang Anda pilih sudah terdaftar dan diawasi BEI serta OJK, maka layak dipilih.

Saat ini tidak sulit untuk mencari informasi legalitas perusahaan sekuritas, karena Anda bahkan bisa mengeceknya di website resmi BEI. Dalam website itu, Anda bahkan bisa mencari tahu daftar perusahaan sekuritas terdekat di tempat tinggal Anda, sekaligus informasi status legalitasnya. Sekalipun memang tak ada masalah kalau Anda memilih perusahaan sekuritas di kota lain.

Dengan terdaftarnya sebuah perusahaan sekuritas di BEI dan OJK serta punya status aktif, maka artinya perusahaan tersebut punya kinerja sesuai dengan ketentui BEI.

2. Tak Ada Catatan Buruk

Meskipun perusahaan sekuritas sudah terdaftar di BEI dan OJK, tak ada salahnya kalau Anda melihat rekam jejaknya terlebih dulu. Kenapa begitu? Karena banyak perusahaan sekuritas yang mendapatkan teguran dari BEI, bahkan termasuk perusahaan-perusahaan sekuritas milik bank populer di Indonesia.

Anda bisa mencari informasi terkait rekam jejak performa perusahaan sekuritas di media-media online dengan bantuan mesin pencari Google. Biasanya kalau teguran yang diberikan masih cukup ringan, tentu masih bisa beroperasi. Namun kalau masalahnya terlalu berat, BEI langsung mengambil langkah menangguhkan izin dan keanggotaan perusahan sekuritas tersebut.

Untuk itulah supaya tidak terjerat perusahaan sekuritas bermasalah, Anda sebagai investor saham terutama yang masih pemula, perbanyak informasi dari berbagai media. Jika perlu tanyakan kepada rekan yang sudah lebih berpengalaman sebagai investor saham agar bisa mengecek kualitas performa perusahaan sekuritas.

3. Cari Info Setoran Awal RDN

©

Yang namanya investor pemula, tentu kadang masih memiliki dana investasi pas-pasan. Terutama milenial yang baru pertama kali ’bermain’ di pasar modal, pasti belum berani menggelontorkan dana cukup besar. Nah, supaya tetap bisa investasi saham dengan dana tidak terlalu besar, Anda harus memilih perusahaan sekuritas yang menawarkan setoran awal ringan.

Baca juga: Review Ajaib Sekuritas Asia, Aplikasi Investasi Saham Untuk Pemula

Setiap perusahaan sekuritas tentu memberlakukan setoran awal untuk membuka RDN (Rekening Dana Nasabah). RDN yang disimpan di bank kustodian ini khusus menyimpan dana hasil penjualan atau pembelian saham. RDN dibuka oleh perusahaan sekuritas setelah memperoleh kuasa dari nasabah.

Masing-masing perusahaan sekuritas tentu punya ketentuan setoran awal RDN yang berbeda-beda mulai dari ratusan ribu hingga jutaan Rupiah. Kalau Anda adalah investor pemula yang masih bermodal kecil, ada baiknya mencari perusahaan sekuritas yang terpercaya dan berkualitas, tapi menawarkan setoran awal pembukaan RDN cukup ringan.

Tidak selamanya perusahaan sekuritas yang menetapkan setoran awal terjangkau maka artinya kualitas layanan buruk, atau sebaliknya. Investor yang justru harus pandai memilih dan menentukan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial masing-masing.

4. Pahami Biaya Transaksi

Anda sudah paham bahwa perusahaan sekuritas berperan sebagai perantara investor dan pasar modal. Karena fungsinya itu, setiap transaksi saham entah pembelian atau penjualan jelas ada biaya tambahan yang berupa komisi keuntungan perusahaan sekuritas. Sama seperti setoran RDN awal, besar biaya transaksi saham ini juga berbeda-beda.

Namun biasanya kisaran komisi transaksi jual akan lebih besar 0,1% dari transaksi beli. Jadi seandainya sebuah perusahaan sekuritas menetapkan komisi sebesar 0,19% saat investor membeli saham, maka ketika saham itu dijual kembali, investor akan dibebankan komisi sebesar 0,29% oleh pihak broker.

Jika Anda memiliki modal pas-pasan untuk investasi saham, tentu ada baiknya memilih perusahaan sekuritas dengan komisi transaksi saham terjangkau agar biaya dapat ditekan semaksimal mungkin. Hanya saja satu yang wajib diingat, perusahaan sekuritas dengan komisi rendah biasanya punya plafon transaksi rendah pula dan kurang cocok untuk trading saham harian.

Baca juga: Deretan Sekuritas Saham Terbaik di Indonesia (2021)

5. Opsi Transaksi Online

© Admiral Markets

Tips pilih perusahaan sekuritas terbaik berikutnya adalah dengan mempertimbangkan adanya transaksi online. Seperti yang Anda tahu, di zaman serba internet saat ini tentu semua harus serba mudah termasuk investasi saham. Apalagi selama pandemi Covid-19, investasi saham online jelas bisa jadi jawaban.

Tak heran kalau saat ini perusahaan-perusahaan sekuritas seolah saling berlomba menawarkan aplikasi mobile agar investor makin mudah memantau pergerakan portofolio saham mereka di mana saja dan kapan saja. Namun pastikan aplikasi ini bisa digunakan dengan lancar, termasuk mengenai proses transaksi yang anti ribet.

6. Ada Fasilitas Margin Trading

© Business Insider

Pernahkah Anda merasa hendak membeli saham tapi modal kurang dan akhirnya cuma gigit jari? Dalam kondisi ini mungkin muncul sedikit keinginan seandainya mendapatkan fasilitas pinjaman untuk beli saham. Apakah itu mungkin? Tentu saja mungkin jika perusahaan sekuritas yang Anda pilih memiliki fasilitas margin trading.

Selayaknya pengusaha yang dapat suntikan dana tambahan berupa kredit usaha dari bank, margin trading memang mirip seperti kredit yang diberikan perusahaan sekuritas pada investor saham. Anggap saja Anda punya dana Rp5 juta, maka dengan menggunakan fasilitas margin trading bisa membeli saham dengan harga Rp10 juta atau Rp20 juta sekalipun.

Baca juga: Pengertian, Jenis dan Bentuk Sekuritas, Yuk Pahami!

Terdengar menggiurkan? Sudah pasti. Namun Anda harus tahu kalau setiap margin trading ada bunga yang dibebankan kepada investor sehingga Anda harus benar-benar mempertimbangkan peluang, pergerakan emiten dan kemampuan finansial saat hendak menggunakannya.

Kesimpulan

Lewat ulasan panjang di atas, terbukti bahwa sebetulnya investor pemula bisa menghindari kerugian yang tak diharapkan jika cukup teliti dalam memilih perusahaan sekuritas. Untuk itulah intinya jangan bersikap sembrono dan coba terapkan sejumlah tips pilih perusahaan sekuritas terbaik yang sudah kami ulas, agar Anda bisa sukses besar sebagai investor saham.

Bagikan ;
Share
Published by
Arai Amelya

Recent Posts

Ini 8 Investasi Modal Kecil Mulai dari 100 Ribuan, Cocok Bagi Pemula!

Jika mendengar kata investasi maka yang akan terpikirkan adalah sesuatu yang memiliki nilai keuntungan. Hal…

2 minggu ago

HERO Tutup Semua Giant, Begini Kinerja 8 Saham Emiten Ritel Modern

Kabar mengejutkan datang dari sektor ritel modern. Terbaru, PT Hero Supermarket Tbk (HERO), mengumumkan bakal…

3 minggu ago

Merger Gojek – Tokopedia, 8 Emiten Saham Teknologi Langsung Cuan?

Setelah begitu ramai berhembus sejak April kemarin, akhirnya dua raksasa startup asal Indonesia takni Gojek…

3 minggu ago

Penting! Ini Cara Membedakan Saham Likuid dan Tidak Likuid

Bagi Anda para investor pemula yang ingin memulai investasi saham, pasti sudah pernah mendapatkan saran…

4 minggu ago

Investor Wanita dan Bagaimana Perkembangannya Saat Ini ?

Pada tanggal 21 April 2021 yang lalu adalah hari peringatan nasional yang kita kenal sebagai…

1 bulan ago

Mau Investasi Saham? Pahami Dulu Apa itu Bid dan Ask Serta Istilah Lain

Sebenarnya, pada saat kita bertransaksi saham di pasar sekunder (setelah IPO) kita bukan lagi hanya…

1 bulan ago