Categories: Saham

7 Keunggulan Investasi Saham Syariah yang Wajib Dipertimbangkan

Meningkatnya minat atas perekonomian syariah memang membuat segala produk keuangan Islami makin populer. Tak hanya perbankan dengan tabungan, deposito hingga kartu kredit syariah, asuransi pun demikian. Bahkan kini, saham-saham Islami pun juga dilirik. Kenapa? Karena keunggulan investasi saham syariah yang cukup menjanjikan.

Tak kalah dengan saham konvensional, berbagai keunggulan investasi saham syariah ini bahkan dianggap banyak investor memiliki prospek yang menguntungkan. Hal ini terbukti dari data BEI (Bursa Efek Indonesia) yang dilansir oleh Kontan. Dimana sejak tahun 2011 hingga Oktober 2020, jumlah saham syariah meningkat sebesar 90,7%!

Jika sebelumnya ada sekitar 237 emiten saham syariah, kini dilaporkan sudah ada 451 emiten yang membuktikan, pasar modal Islami berkembang secara positif. Nah, bagi Anda yang merupakan investor pemula, memahami keunggulan investasi saham syariah sangat wajib dilakukan supaya bisa membeli emiten yang menguntungkan.

Baca juga: Sejarah Saham Bank Syariah BTPS dan Perkembangannya

Kenalan Singkat dengan Saham Syariah

© Zahid Lilani/Unplash

Sebelum langsung membahas soal apa sih keunggulan investasi saham syariah yang membuat banyak orang merekomendasikan, ada baiknya Anda tahu secara singkat terlebih dulu mengenai seluk beluk saham syariah.

Secara sederhana, saham syariah adalah efek berbentuk saham yang tidak melanggar hukum syariat Islam di pasar modal. Setidaknya ada dua jenis saham syariah yang diakui pasar modal Tanah Air yakni saham yang sudah memenuhi syarat seleksi saham syariah berdasarkan aturan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) lewat Nomor 35/POJK.04/2017.

Serta yang kedua adalah saham yang tercatat sebagai saham syariah oleh perusahaan publik syariah atau emiten, sesuai dengan aturan OJK Nomor 17/POJK.04/2015.

Setidaknya ada tiga indeks saham Islami di BEI yakni JII (Jakarta Islamic Index), ISSI (Indeks Saham Syariah Indonesia) JII270 (Jakarta Islamic Index 70).

Selain mengikuti prinsip syariat Islam, saham-saham syariah itu juga memiliki beberapa kriteria khusus yang dilihat dari rasio keuangan mereka. Seperti mempunyai total utang berbasis bunga maksimal 45% jika dibandingkan total aset, serta total pendapatan bunga dan pendapatan tidak halal maksimal 10%, jika dibandingkan dengan total pendapatan usaha.

Tentunya dengan berbagai kriteria tersebut, Anda sebagai calon investor terutama yang beragama Islam dan ingin menjalankan hidup sesuai syariat jauh lebih nyaman. Dengan berbagai keunggulan investasi saham syariah yang ditawarkan, Anda pun tak perlu cemas lagi saat memilih.

Inilah Keunggulan Investasi Saham Syariah, Tertarik?

1. Tak Langgar Ajaran Islam

© whitecase

Keunggulan investasi saham syariah yang pertama adalah sudah pasti sesuai dengan ajaran agama Islam. Sehingga Anda tak perlu lagi cemas dengan adanya kemungkinan mendukung bisnis yang haram, dilarang oleh syariat dan akhirnya menimbulkan dosa. Karena seluruh emiten saham syariah sudah pasti dijamin kehalalannya oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia).

Hanya perusahaan yang menjalankan bisnisnya sesuai dengan aturan syariah yang diatur dalam Al-Quran dan Hadist, masuk dalam kriteria saham syariah. Dengan begitu Anda tak perlu cemas terlibat dalam dosa maysir, riba dan gharar yang jelas-jela dilarang.

2. Untung dari Dividen dan Capital Gain

Anda tentu tahu bahwa dalam investasi saham konvensional, keuntungan diperoleh dari dividen. Dimana dividen adalah pembagian laba kepada para pemegang saham yang dilakukan oleh perusahaan emiten setiap tahun, berdasarkan laba yang mereka dapat. Namun keunggulan investasi saham syariah yang berikutnya adalah tak cuma sekadar memberikan dividen, melaikan juga capital gain.

Baca juga: Rekomendasi Daftar Saham Blue Chip Syariah Terbaik Tahun 2021

Lantas, apa itu capital gain?

Agar tidak sulit dipahami, capital gain adalah keuntungan yang didapat dari selisih harga jual dan harga beli. Artinya, jika saham yang Anda miliki ini terus tumbuh dan mencapai target harga yang Anda tetapkan, maka Anda bisa menjual saham tersebut lalu memperoleh untung.

3. Prospek Masih Menjanjikan

Ada yang bilang bahwa dengan berbagai aturan Islami itu, membeli saham syariah bukanlah langkah investasi menjanjikan. Apakah itu benar? Sudah pasti salah besar.

Bahkan menurut Hendriko Gani selaku Analis Sucor Sekuritas kepada Kontan, saham-saham syariah memiliki prospek yang menarik di 2021. Tercatat pada awal tahun ini saja, JII mampu meningkat sebesar 5,81%. Penguatan JII ini bahkan lebih baik daripada raihan IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) sebesar 4,66% atau indeks LQ45 mencapai 4,75%.

4. Saham Likuid Masuk Indeks LQ45

Jika Anda masih cukup kurang yakin dengan keunggulan investasi saham syariah, maka wajib tahu kalau emiten Islami ini cukup likuid sehingga ada yang masuk LQ45. Sekadar informasi, indeks LQ45 yang diluncurkan pada Februari 1997 adalah 45 emiten saham yang punya likuiditas tinggi.

Lantaran ada sejumlah saham syariah yang berhasil masuk indeks LQ45. artinya Anda akan mudah untuk membeli dan menjual tanpa harus menunggu waktu lama. Beberapa saham syariah yang masuk indeks LQ45 itu seperti ACES, ANTM, BTPS, EXCL, ICBP, INDF, KLBF, PGAS, PTBA, SMGR,TLKM dan tentunya UNVR.

Baca juga: Belajar Saham: Pengetahuan Umum dan Seluk Beluk Saham Syariah

5. Saham Blue-chip Minim Harga Anjlok

Bukan hanya ada yang masuk dalam indeks LQ45, keunggulan investasi saham syariah berikutnya adalah beberapa emiten yang terdaftar masuk dalam kategori blue-chip. Seperti yang Anda tahu, emiten-emiten blue-chip merupakan saham populer milik perusahaan dengan fundamental yang menjanjikan, sehingga harganya tidak mudah anjlok.

Keuntungan terbesar dari membeli saham blue-chip adalah pergerakan harga stabil untuk investasi jangka panjang, yang tentunya bakal menambah cuan secara maksimal.

6. Lebih Aman dan Untung

© CLC Islamic Finance

Seperti yang sudah disebutkan di atas, berbagai prinsip syariah yang mengikat emiten saham Islami ini membuat Anda bisa lebih aman dan untung. Hal ini terbukti dari sistem bagi hasil yang diterapkan. Dimana para pemegang saham tak cuma berpeluang dapat sebagian keuntungan perusahaan, tapi juga bersama menghadapi risiko saat perusahaan merugi.

Tentu sistem bagi hasil ini menjadikan seluruh perhitungan keuntungan dan kerugian dilakukan secara adil dan transparan. Tak perlu cemas, risiko kerugian ini sudah diperbincangkan terlebih dulu sebelum investor melakukan transaksi saham. Calon investor pun tak boleh dipaksa dan berhak melakukan akad setelah tercapai kesepakatan di kedua belah pihak.

7. Ada Dua Cara Pembelian

Dan inilah keunggulan investasi saham syariah yang terakhir yakni ada dua skema pembelian yang bisa dipilih oleh calon investor. Tidak harus tunai, karena saham syariah juga dapat dimiliki secara pencicilan, kendati memang pembelian secara tunai akan memberikan keuntungan lebih besar.

Lantas bagaimana membeli saham syariah secara dicicil?

Anda bisa membelinya saat harga saham sedang rendah dan kemudian dijual ketika harganya sudah tinggi, keberadaan capital gain memungkinkan pembelian lewat cicilan yang sudah pasti berbasis syariah ini, tetap menjanjikan keuntungan.

Baca juga: Daftar Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) Terbaru

Kesimpulan

Meskipun ada banyak sekali keunggulan investasi saham syariah, sebagai calon investor Anda haruslah tetap bijaksana. Usahakan memilih emiten yang memang memiliki fundamental keuangan berkualitas, agar memberikan keuntungan maksimal. Dengan begitu, Anda akan meraih cuan terbaik dari investasi saham secara jangka panjang.

Bagikan ;
Share
Published by
Arai Amelya

Recent Posts

Ini 8 Investasi Modal Kecil Mulai dari 100 Ribuan, Cocok Bagi Pemula!

Jika mendengar kata investasi maka yang akan terpikirkan adalah sesuatu yang memiliki nilai keuntungan. Hal…

2 minggu ago

HERO Tutup Semua Giant, Begini Kinerja 8 Saham Emiten Ritel Modern

Kabar mengejutkan datang dari sektor ritel modern. Terbaru, PT Hero Supermarket Tbk (HERO), mengumumkan bakal…

3 minggu ago

Merger Gojek – Tokopedia, 8 Emiten Saham Teknologi Langsung Cuan?

Setelah begitu ramai berhembus sejak April kemarin, akhirnya dua raksasa startup asal Indonesia takni Gojek…

3 minggu ago

Penting! Ini Cara Membedakan Saham Likuid dan Tidak Likuid

Bagi Anda para investor pemula yang ingin memulai investasi saham, pasti sudah pernah mendapatkan saran…

4 minggu ago

Investor Wanita dan Bagaimana Perkembangannya Saat Ini ?

Pada tanggal 21 April 2021 yang lalu adalah hari peringatan nasional yang kita kenal sebagai…

1 bulan ago

Mau Investasi Saham? Pahami Dulu Apa itu Bid dan Ask Serta Istilah Lain

Sebenarnya, pada saat kita bertransaksi saham di pasar sekunder (setelah IPO) kita bukan lagi hanya…

1 bulan ago