Inspiratif! Inilah 10 Investor Perempuan Tersukses di Dunia

Dalam perekonomian global saat ini, sudah sangat tidak asing dengan kata-kata investasi. Usaha ini sendiri memiliki arti sebagai penanaman sebuah modal yang mana akan mendapatkan keuntungan di kemudian hari.

Modal yang biasa digunakan dalam investasi yakni berupa uang maupun sumber daya lainnya. Dengan adanya investasi, diharapkan dapat membantu orang-orang untuk urusan finansial baik

Investasi merupakan hal yang sangat menjanjikan di waktu mendatang. Dengan melakukan penanaman dana atau suatu aset, maka akan memperoleh imbal balik yang lebih besar di masa depan.

Identik dengan usaha yang dilakukan oleh seorang pria, nyatanya perempuan rupanya juga memiliki kemampuan untuk menjadi seorang investor hebat.

Memang sosok investor terkaya di dunia adalah seorang laki-laki bernama Warren Buffett. Begitu pula investor tersukses di Indonesia adalah Lho Kheng Hong yang juga seorang pria.

Bahkan nama-nama besar investor yang masuk dalam daftar orang terkaya hampir seluruhnya selalu laki-laki. Namun kondisi ini tidak menutupi fakta lain bahwa perempuan, juga bisa sukses besar lewat dunia investasi.

Tak percaya? Yuk kita berkenalan dengan 10 investor perempuan tersukses di dunia berikut ini. Apakah Anda cukup terinspirasi untuk mengikuti langkah serupa?

Pastikan memilih aset investasi yang paling dikuasai, supaya memberikan hasil maksimal, ya!

Yuk Kenalan dengan 10 Investor Perempuan Paling Sukses!

1. Geraldine Weiss

Geraldine Weiss © telegraph
Geraldine Weiss © telegraph

Perempuan berusia 94 tahun ini adalah sosok yang mampu dan berhasil terjun dalam dunia industri investasi. Awalnya ia tertarik dengan dunia investasi sejak tahun 1960.

Ketika itu ia memutuskan untuk kursus di malam hari dan selalu membaca tentang investasi di perpustakaan San Diego.

Perjalanan Weiss sebagai investor dimulai saat bekerja di sebuah perusahaan besar yang bergerak di bidang investasi sebagai seorang sekretaris.

Saat itu dirinya berkeinginan untuk bisa mendapatkan jabatan yang lebih tinggi, namun orang-orang justru menolaknya.

Mereka beranggapan bahwa pada dunia investasi sesungguhnya hanya untuk bisnisnya kaum pria. Ia merasa sangat kecewa dan beranggapan telah mendapat suatu perlakuan diskriminasi.

Akhirnya pada tahun 1966, Weiss berusaha mendirikan sebuah perusahaan bernama Investment Quarterly Trends (IQT).

Meskipun telah mengalami berbagai perubahan dalam dunia investasi, ia tidak pernah pantang menyerah untuk dapat meneruskan hobi dan keinginannya tersebut. Weiss memiliki cara khusus dalam berinvestasi.

Terkenal dengan julukannya sebagai Queen of Blue Chip Dividends, Weiss memang fokus pada dividen bukan pendapatan.

Menurut Weiss, perusahaan akan dengan sangat mudah untuk memanipulasikan sebuah angka laba dalam sebuah data, sehingga membuatnya begitu memperhatikan besaran dividen, alih-alih penghasilan perusahaan.

2. Muriel Siebert

Muriel Siebert © TIME
Muriel Siebert © TIME

Muriel Siebert & Co merupakan sebuah perusahaan broker besar yang telah terdaftar pada NYSE. Didirikan oleh seorang perempuan bernama Muriel Siebert Meskipun perempuan yang terlahir pada 12 September 1928 ini sudah meninggal dunia pada 24 Agustus 2013 lalu, nama Siebert tetaplah jadi salah satu inspirasi terbesar perempuan di dunia investasi.

Dibandingkan nama-nama perempuan hebat lainnya dalam daftar, perempuan yang dijuluki The First Woman of Finance ini mempunyai keistimewaan tersendiri.

Hal tersebut dikarenakan hingga tahun 1967 tak ada satupun perusahaan broker yang dimiliki oleh seorang perempuan, tapi Siebert berhasil melakukannya dengan menjadi perempuan pertama yang memiliki ‘bangku’ sendiri, sekaligus jadi perempuan satu-satunya dari 1.365 anggota laki-laki NYSE pada 28 Desember 1967.

Baca juga: Inilah Daftar Saham Indeks Jakarta Islamic (JII) Terbaru

3. Lubna S. Olayan

Lubna S Olayan © Flickr
Lubna S Olayan © Flickr

Perempuan satu ini berasal dari Arab Saudi, negara dengan penghasil minyak bumi terbesar. Lubna Olayan menjadi salah satu tokoh yang berhasil mendobrak kelaziman di negaranya.

Seperti yang diketahui oleh seluruh dunia bahwa Arab Saudi membatasi kaum perempuannya untuk bisa menempati pada bidang politik, sosial dan bisnis.

Namun Lubna justru mampu berdiri sebagai investor dan melanjutkan tongkat estafet dari sang Ayah, Sulaiman S. Olayan, yang adalah salah satu pebisnis terkaya di Arab Saudi.

Menurut lulusan Universitas Cornell, New York yang terlahir pada 4 Agustus 1955 ini,pembatasan gerak perempuan di Arab Saudi bukanlah sebuah kendala untuk dapat menjadi seorang investor sukses.

Memulai karir dari nol, kini ia telah menjadi Chief Executive Officer (CEO) dari Olayan Financing Company dan anggota dewan direksi dari perusahaan semacam Saudi Hollandi Bank, Rolls Royce dan Citigroup.

4. Deborah A. Ferrington

Deborah A. Ferrington
Deborah A. Ferrington

Deborah A. Ferrington menjadi salah satu pendiri dalam perusahaan Starvest Partners. Usaha yang telah ia dirikan bersama dengan teman-temannya ini bergerak pada bidang modal ventura.

Tak hanya menjadi pendiri, Ferrington juga menduduki jabatan sebagai seorang presiden dan CEO dari Victory Ventures.

Seolah melengkapi statusnya sebagai investor hebat, Ferrington juga memiliki peran sebagai direktur dan komite di perusahaan teknologi yakni LLC.

5. Marianne Abib-Pech

Marianne Abib-Pech
Marianne Abib-Pech

Marianne Abib-Pech dilaporkan mampu membangun karir investasinya pada sejumlah perusahaan-perusahaan raksasa seperti GE, Shell International Petroleum, Arthur Andersen dan masih banyak perusahaan lainnya.

Setelah mampu berkarir dalam dunia investasi, ia memutuskan untuk pindah ke Hong Kong. Di sana, Abib-Pech menuliskan sebuah buku tentang investasi.

Dirinya juga mendirikan sebuah perusahaan konsultan kepemimpinan dan penasihat keuangan, yang bernama Lead The Future (LTF).

6. Kathy Xu

Kathy Xu © Forbes
Kathy Xu © Forbes

Perempuan satu ini menjadi seorang investor wanita tersukses di China. Bahkan dirinya adalah mitra founder perusahaan China Capital.

Xu terkenal dengan konsep dan strateginya dalam berinvestasi membuat ia dapat berkarir dengan baik dalam dunia industri ini. Xu juga memiliki sifat yang tidak mudah tergiur dan berpindah dengan tren yang sedang ramai terjadi.

Baca juga: Tips Ampuh Agar Jadi Perempuan yang Jago Investasi

Xu diketahui melakukan investasi pada start-up e-commerce tahap awal yakni JD.com sebesar US$18 juta yang berhasil terbayar lunas, bahkan untung US$2,9 miliar!

Agar memiliki kinerja maksimal, Xu sangatlah disiplin dan cuma membatasi 5-6 kesepakatan investasi dalam setahun. Berkat tangan dinginnya itu, Xu adalah salah satu investor perempuan paling disegani di China.

7. Nehal Chopra

Nehal Chopra © iDiva
Nehal Chopra © iDiva

Sebagai seorang pendiri perusahaan Ratan Capital Management, Nehal Chopra berhasil memiliki perusahaan yang bergerak di bidang investasi.

Usaha yang Chopra ini mampu memberikan pengembalian di atas 20% pada tahun 2007. Yang mana pada saat itu hedge fund terus mendapatkan hasil yang kurang menarik di dalam dunia investasi.

Sekadar informasi, hedge fund adalah pengelola investasi global yang merupakan kontrak investasi kolektif privat. Dimana biaya imbal jasa berbasis kinerja ini umumnya ditawarkan ke investor-investor besar.

8. Hetty Green

Hetty Green © Telegraph
Hetty Green © Telegraph

Perempuan ini mendapatkan julukan sebagai Penyihir dari Wall Street. Julukan itu diperoleh Green bukan semata karena kemahirannya dalam berinvestasi, tetapi karena gaun gelap dan tudung yang selalu ia kenakan untuk menyembunyikan identitasnya.

Dirinya bergantung pada pembelian saham jangka panjang di pasaran saham di sejumlah industri. Menariknya, Green selalu membawa tas besar yang berisikan uang tunai guna keperluan peminjaman yang secara mendadak. Begitu eksentrik, sosok Green sangatlah ikonik.

9. Abigail Adams

Abigail Adams © Getty Images
Abigail Adams © Getty Images

Abigail Adams mendapat julukan sebagai investor perempuan pertama di sejarah investasi Amerika Serikat. Meskipun pada saat itu, ia berinvestasi dengan menggunakan uang milik sang suami yang adalah Presiden ke-2 Amerika Serikat yakni John Adams.

Tetapi, dirinyalah yang bertanggung jawab penuh terhadap seluruh pengelolaan investasi yang ada di keluarganya. Saat itu ia menggunakan strategi berupa membeli rendah dan menjual tinggi.

Ketika John Adams membangun Amerika Serikat, Abigail adalah pemegang keputusan finansial rumah tangga.

John lalu menyarankan Abigail untuk berinvestasi di bidang pertanian, tapi sang istri justru ingin menanamkan modal di obligasi perang sepanjang 1783-1784.

Hasilnya gemilang karena Abigail memperoleh return hingga 400% dan dirinya langsung mendukung hak-hak kesetaraan perempuan, penghapusan budak dan pendidikan perempuan.

Baca juga: Tertarik Investasi Saham? Ini 7 Tips Menabung Saham Untuk Pemula

10. Jenny Lee

Jenny Lee © Reuters
Jenny Lee © Reuters

Salah satu pencapaian terbesar Jenny Lee adalah tergabung dalam sebuah perusahaan venture capital, yang kini menjadi salah satu industri paling disegani di China.

Bukan itu saja, perempuan kelahiran tahun 1973 ini juga berhasil menjalankan perusahaan yang memiliki portofolio dalam penyediaan SDM (Sumber Daya Manusia).

Hingga sejauh ini, Lee berhasil memimpin investasi di banyak perusahaan teknologi China, dirinya mampu membawa perusahaan-perusahaan tersebut di bursa saham Amerika Serikat.

Lee adalah perempuan kapitalis ventura pertama yang dapat memecahkan rekor 10 besar Forbes Midas List pada tahun 2015. Selama 12 tahun berkarir di dunia investasi, dirinya telah tercatat berinvestasi di sekitar 30 perusahaan besar yang ada.

Itulah beberapa dari sekian banyaknya perempuan yang berhasil dalam dunia investasi. Hal tersebut menunjukkan bahwa kesuksesan sebagai seorang investor tidak didasarkan pada jenis kelamin semata.

Tentunya perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk sukses dalam dunia industri investasi. Tak ada yang tidak mungkin, selagi kaum perempuan mau untuk belajar dan terus berusaha maka semua usaha dapat ia jalani dengan baik dan benar.

Bagikan ;