Sejarah Saham ULTJ dan Perkembangannya Hingga Sekarang

Masih seputar saham dari sektor consumer goods, kali ini kita akan membahas mengenai sejarah saham ULTJ dan perkembangannya hingga saat ini. Saham dari sektor consumer goods memang selalu menarik untuk di bahas mengingat industri ini secara umum memiliki prospek yang cerah, karena menyangkut kebutuhan-kebutuhan utama masyarakat.

ULTJ adalah kode saham dari sektor consumer goods milik PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk yang telah puluhan tahun melantai di BEI. Anda pasti sudah tidak asing dengan produk susu utra UHT.

Saat ini ULTJ memiliki market capital sebesar Rp. 18,72 triliun (per 7 Juli 2020). Bagi Anda yang tertarik membeli saham ULTJ, ada baiknya mengenali lebih dalam mengenai sejarah dan perkembangan emiten serta sahamnya di BEI.

Profil Perusahaan

Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk adalah perusahaan multinasional yang bergerak di bidang industri makanan dan minuman serta perdagangan. Produknya mulai dari susu cair, minuman sari buah, teh, serta minuman kesehatan yang di proses dengan teknologi UHT (Ultra High Temperature).

Selain itu, Ultrajaya juga memproduksi susu kental manis, susu bubuk serta konsentrat buah-buahan/ minuman serbuk buah.

Anda pasti sudah tidak asing dengan merek-merek produk Ultrajaya berikut ini:

  • Ultra Milk
  • Teh Kotak
  • Ultra Sari Kacang Ijo
  • Ultra Sari Asem Asli

Ultrajaya bisa kita katakan sebagai salah satu pelopor produsen susu cair dan minuman ringan di Indonesia. Kantor pusat dan pabrik Ultrajaya berada di Jalan Raya Cimareme No 131 Padalarang, Kab. Bandung Barat.

Berawal dari produksi susu rumahan, sekarang Ultrajaya sudah bertransformasi menjadi pioneer industri minuman dengan mesin tercanggih di kawasan Asia Tenggara.

Sejak tahun 2002, Ultrajaya juga sudah menggunakan sistem komputerisasi yang terintegerasi dengan baik yakni SAP. Kemudian ULTJ Mengganti sistem tersebut menjadi Oracle EBS R.12 sehingga bisa membuat sistem integrasi secara otomatis dengan Robot ASRS.

ULTJ juga memiliki jaringan distribusi nasional yang cukup luas, yakni melalui pengecer modern dan pengecer tradisional di 65.000 titik penjualan serta 55 distributor di luar pulau Jawa.

Sejarah ULTJ

Sejarah Saham ULTJ dan Perkembangannya Hingga Sekarang

PT. Ultra Jaya Milk Industry Tbk (ULTJ) telah di dirikan oleh Ahmad Prawidjaja kurang lebih sekitar 50 tahun yang lalu. Tepatnya pada tanggal 2 November 1971 dan mulai beroperasi pada tahun 1974. Awalnya perusahaan ini adalah perusahaan yang memproduksi produk-produk rumah tangga di tahun 1958 sebelum akhirnya berubah menjadi perseroan pada tahun 1971.

Mulanya ULTJ memproduksi susu saja di sebuah rumah sederhana di Jalan Tamblong Dalam, kota Bandung. Kini ULTJ masih bisa di katakan unggul dengan produknya Ultra Milk diantara segmen susu cair lainnya.

Listing di BEI

PT. Ultra Jaya Milk Industry Tbk (ULTJ) melakukan IPO pada 15 Mei 1990 dengan melepas 6.000.000 sahamnya kepada masyarakat. Harga sahamnya waktu itu Rp. 1.000/ lembar saham. Kemudian ULTJ mencatatkan sahamnya di BEI (Bursa Efek Indonesia) pada tanggal 2 Juli 1990 dengan harga penawarannya Rp 7.500/ lembar saham.

Jadi jika dihitung, saham ULTJ Ini sudah melantai di BEI selama 230 tahun lamanya. Setelah IPO dan listing di BEI, beberapa kali saham ULTJ mengalami penambahan saham dan stock split. Supaya Anda dapat memahami dinamikanya lebih rinci, Anda bisa memperhatikan tabel historis pencatatan saham di bawah ini!

Historis Pencatatan Saham

Tanggal PencatatanTindakan KorporasiSaham
2 Juli 1990Saham Perdana @ Rp7.500 per lembar saham6.000.000
3 September 1991Pencatatan Saham Pendiri14.500.000
11 November 1992Dividen Saham (Stock Dividend) 10 : 11.506.720
30 Maret 1994Penambahan Saham (Right Issue I) 1 : 3 @ Rp2.50066.020.160
6 Februari 1995Saham Bonus (Bonus Shares) 2 : 3132.040.320
19 Agustus 1999Penambahan Saham (Right Issue II) 4 : 3 @ Rp1.000165.050.400
16 Januari 2001Stock Split 1 : 51.540.470.400
29 April 2004Penambahan Saham (Right Issue III) 2 : 1 @ Rp260962.794.000
10 Agustus 2017Stock Split 20178.665.146.000

Fundamental ULTJ

Sejarah Saham ULTJ dan Perkembangannya Hingga Sekarang

Sebagai calon investor atau pun telah berkecimpung dalam dunia investasi saham, analisis fundamental adalah hal yang tidak mungkin bisa di lewatkan. Hal ini perlu di lakukan untuk memahami kinerj serta kondisi perusahaan/emiten, menilai harga wajar saham serta mengevaluasi saham-saham secara rutin.

Salah satu sumber datanya bisa dengan memperhatikan data keuangan perusahaan yang nantinya dapat di olah untuk mendapatkan rasio-rasio finansial. Berikut adalah data-data keuangan ULTJ selama 5 tahun terakhir (2015-2019)!

1. Penjualan, Beban Pokok dan Laba Bersih

PAda asepek laba ruginya, selama 5 tahun terakhir ini (2015-2019) penjualan ULTJ secara konsisten meningkat tiap tahunnya. BEgitupun dengan beban pokoknya.

Namun masih bisa di katakan relatif stabil, walaupun pada tahun 2018 terjadi lonjakan beban pokok, dimana laba besihnya sempat menurun. Hal ini mungkin dapat Anda jadikan catatan untuk memahami lebih lanjut apa yang terjadi.

Berikut adalah data penjualan, beban pokok dan laba bersih ULTJ dari tahun 2015 hingga 2019!

TahunPenjualan
(Rupiah)
Beban Pokok
(Rupiah)
Laba Bersih
(Rupiah)
20196,20 T
 (+13,29%)
1,00 T
 (+42,53%)
20185,47 T
 (+12,16%)
3,52 T
 (+15,05%)
701,61 M
 (-1,42%)
20174,88 T
 (+4,13%)
3,06 T
 (+0,12%)
711,68 M
 (+0,26%)
20164,69 T
(+6,65%)
3,05 T
 (+1,38%)
709,83 M
 (+35,70%)
20154,39 T
 (+12,18%)
3,01 T
 (+1,06%)
523,10 M
 (+84,61%)

Jika demikian, maka average growth ULTJ berdasarkan pada aspek laba ruginya selama 5 tahun (2015-2019) adalah :

  • Penjualan : Rata-rata meningkat sebesar 9,68% per 5 tahun
  • Beban Pokok : Rata-rata meningkat sebesar 4,4% (selama 4 tahun)
  • Laba Bersih : Rata-rata meningkat sebesar 32,33% per 5 tahun

2. Aset, Hutang dan Modal

Untuk melihat kinerja tahunan ULTJ bisa di liohat dari neraca keuangan selama 5 tahun terakhir (2015-2019). Total aset ULJT dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Data selengkapnya dapat Anda perhatikan di bawah ini!

TahunAset
(Rupiah)
Hutang
(Rupiah)
Modal
(Rupiah)
20196,60 T
 (+18,79%)
900,00 M
 (+15,25%)
5,70 T
 (+19,37%)
20185,56 T
 (+7,11%)
780,92 M
 (-20,17%)
4,77 T
 (+13,45%)
20175,19 T
 (+22,36%)
978,18 M
 (+30,43%)
4,21 T
 (+20,62%)
20164,24 T
 (+19,75%)
749,97 M
(+1,01%)
3,49 T
 (+24,73%)
20153,54 T
 (+21,35%)
742,49 M
 (+13,88%)
2,80 T
 (+23,50%)

Jika demikian, maka average growth ULTJ berdasarkan pada aspek neraca keuangannya selama 5 tahun (2015-2019) adalah :

  • Aset : Rata-rata meningkat sebesar 17,87% per 5 tahun
  • Hutang : Rata-rata meningkat sebesar 8,08% per 5 tahun
  • Modal : Rata-rata meningkat sebesar 20,33% per 5 tahun

3. Arus Kas Operasi, Pembiayaan dan Investasi

TahunOperasi
(Rupiah)
Pembiayaan
(Rupiah)
Investasi
(Rupiah)
2019
2018575,82 M
 (-46,31%)
-162,73 M
 (-120,49%)
-1,09 T
 (-172,51%)
20171,07 T
 (+37,66%)
-73,80 M
 (-149,99%)
-399,69 M
 (-416,81%)
2016779,11 M
 (+16,38%)
-29,52 M
 (-12,54%)
-77,34 M
 (+72,71%)
2015669,46 M
 (+422,92%)
-26,23 M
 (+73,50%)
-283,40 M
 (-87,23%)

4. Dividen

ULJT adalah salah satu emiten yang tidak selalu membagikan deviden setiap tahun. Namun demikian, Anda masih bisa melihat besaran deviden ULTJ selama 4 tahun terakhir. Average growth deviden selama 4 trahun terakhir adalah 116,14%. Dibawah ini adalah adalah besaran dividen yang di bagikan ULTJ kepada para pemegang saham!

TahunDividen per Saham
2019
201813,77
 (+221,02%)
20170,71
 (-163.352,66%)
20164,29
 (+506,91%)
20150,00
 (-100,01%)

Perkembangan Saham ULTJ

Sejarah Saham ULTJ dan Perkembangannya Hingga Sekarang

Selama 3 tahun berturut-turut yakni tahun 2016 hingga 2018 yang lalu, pertumbuhan pangsa pasar ULTJ terbesar ada pada produk susu cair. Pertumbuhannya mencapai 12.5 % pada tahun 2017 dan 6,2 % pada tahun 2018. Merek yang mengambil peran paling besar di sini adalah Ultramilk dan yang kedua adalah Frisian Flag.

Lalu bagaimana dengan sahamnya? Apakah presentase dan pemegang saham ULTJ mengalami perubahan yang signifikan? Berikut adalah beberapa aspek perkembangan saham ULTJ yang di lihat dari perkembangan anak perusahaan dan asset totalnya, daftar pemegang saham dan juga pergerakan harga sahamnya.

Baca juga : Daftar 45 Saham LQ45 Lengkap dan Terbaru

Anak Perusahaan

ULTJ telah mengembangkan anak perusahaan dari berbagai jenis bidang usaha untuk mendukung fungsi dan kinerja perusahaan induk. Seperti di bidang peternakan, perdagangan, angkutan dan jasa serta penanaman modal asing. Berikut adalah daftar anak perusahaan uLTJ besera persentase saham yang dimilikinya!

NoNama PerusahaanJenisAsset TotalPersentase
1PT Nikos Distribution Indonesia Perdagangan, angkutan dan jasa61.439.118.14970 %
2PT Nikos IntertradePenanaman Modal Asing (PMA) bergerak di bidang perdagangan214.272.51560 %
3PT Ultra Peternakan LestariPeternakan dan Perdagangan1.361.236.25651 %
4PT Ultra Peternakan Bandung SelatanPeternakan dan Perdagangan156.690.615.86575 %
5PT Ultrajaya Ito En ManufacturingPenanaman Modal Asing Bergerak di Industri Minuman26.919.034.72155 %

Daftar Pemegang Saham

Dulu, pemegang saham ULTJ terbesar yakni lebih dari 5% di miliki oleh Sabana Prawirawidjaja (31,79%), PT Prawirawidjaja Prakarsa (21,40%) dan PT Indolife Pensiontana (14,98%). Bagaimana dengan saat ini? DI bawah ini adalah data pemegang saham ULTJ terkini beserta jumlah dan juga presentasenya yang tercatat di situs resmi BEI!

NamaJenisJumlahPersentase
PT Prawirawidjaja PrakarsaLebih dari 5%2.472.304.26021,4 %
PT Indolife PensiontamaLebih dari 5%1.639.803.20014,19 %
Sabana PrawirawidjajaLebih dari 5%3.710.786.20032,12 %
MasyarakatKurang dari 5%3.730.634.34032,29 %
Samudera PrawirawidjajaDireksi375.000.0003,25 %
Suhendra PrawirawidjajaDireksi109.848.1600,95 %

Pergerakan Harga Saham

Sama seperti rata-rata saham lain, ULTJ juga tidak lepas dari dampak wabah covid 19. Harga saham ULTJ sempat melebah pada beberapa bulan lalu. Namun seiring berjalannya baru harga saham mulai beranjak membaik.

Bagaimana harga saham ULTJ pada era new normal? Berikut adalah grafik harga saham ULTJ selama 1 bulan terakhir, yakni tanggal 7 Juni hingga 7 Juli 2020!

Baca juga :

Penutup

Setelah mengenali saham sektor consumer goods ULTJ, apakah Anda tertarik membelinya? Ataukah Anda masih perlu membandingkan dengan saham di sektor yang sama, seperti saham GOOD, MYOR atau INDF yang sudah di bahas sebelumnya?

Dengan memahami sejarah dan perkembangan saham ULTJ semoga Anda bisa semakin terbantu dalam investasi saham terbaik!

Bagikan ;