Saham

5 Perusahaan Yang Baru IPO Bulan Juni, Prospek Cuan Bos!

Sebagai seorang pelaku investasi saham, kita juga harus memperhatikan perusahaan – perusahaan yang baru mencatatkan IPO, Initial Public Offering. Salah satu keuntungan mengikuti perusahaan yang baru IPO adalah harga saham yang masih sangat murah.

Biasanya harga saham perdana ada pada kisaran Rp 100 sampai Rp 500 per lembarnya. Ini tergantung dari usia perusahaan dan pamor perusahaan di mata publik.

Jadi jika sebuah perusahaan yang sudah sangat dikenal oleh publik dan mempunyai kinerja yang baik, biasanya ketika IPO perdana pun harganya sudah lumayan tinggi.

Dalam pengamatan kami dalam satu bulan terakhir, setidaknya ada lima perusahaan yang baru mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia. Tentu perusahaan ini bukan yang ecek-ecek ya, ada perusahaan tambang, baja, dan kesehatan.

Kita akan kupas profil dan kinerja perusahaan tersebut dalam ulasan di bawah ini ya. Mari kita simak.

PT PAM Mineral Tbk. (NICL)

Perusahaan ini bergerak dalam bidang indusri metal dan mineral, khususnya pada diversifikasi atau pemisahan elemen metal dan mineral.

NICL mulai mencatatkan saham di BEI sejak Juli 2021. Masih anget banget nih sahamnya guys!!.

Harga penawaran NICL adalah senilai Rp100,- per lembar saham dengan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 9.662.500.000 lembar saham. Sehingga kapitalisasi pasarnya adalah senilai Rp966.250.000.000,-.

PT. PAM Mineral Tbk berdiri sejak tahun 2008. Perusahaan ini memiliki 2 wilayah operasional.

Yakni di Sulawesi Tenggara Desa Lameruru Kecamatan Langgikima Kabupaten Konawe Utara dan Desa Laroenai Kecamatan Bungku Pesisir Sulawesi Tengah.

Perusahaan ini fokus pada pertambangan nikel, karena menurut mereka permintaan komoditas nikel masih cukup tinggi. Permintaan ini berasal dari industri pengolahan (smelter) dan bisnis kendaraan listrik yang ada di luar negeri.

Baca yuk, Investasi Saham Blue Chp Apakah Pasti Untung?

PT PAM semakin sumringah dengan rencana pemerintah yang akan mengembangkan industri dan ekosistem kendaraan listrik.

Pemerintah akan membentuk holding BUMN baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) kerjasama dengan produsen mobil listrik dunia yaitu LG Chem (Korea) dan CATL (China).

Pabrik baterai mobil listrik milik PT. Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) dan Konsorsium LG serta CATL untuk mobil listrik akan mulai melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking pada akhir Juli 2021.

Setiap tahun PT PAM Mineral Tbk dapat memproduksi 1,8 juta ton bijih nikel. Dengan adanya rencana pembangunan industri baterai mobil listrik di Indonesia, tentu akan semakin meningkatkan permintaan nikel.

Disinilah PT PAM memegang peranan penting sebagai perusahaan yang fokus pada pertambangan nikel. Perusahaan merencanakan untuk membuka lahan pertambangan baru di Morowali pada pertengahan Agustus besok.

Dilansir dari kontan.co.id, Direktur Utama NICL Ruddy Tjanaka mengatakan, kebutuhan baterai untuk bahan bakar kendaraan listrik terus mendaki. Pangsa pasar kendaran listrik pun akan semakin naik dari 2,5% pada tahun 2019 menjadi 10% pada tahun 2025.

Dengan prospek nikel yang semakin banyak permintaan, ini menjadi peluang manis bagi Anda yang ingin mencoba investasi pada bidang pertambangan. Mumpung masih murah juga harga sahamnya. Hee

PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI)

PT Archi adalah salah satu perusahaan tambang pure-play emas (pure-play gold producer) terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.

Memiliki lebih dari 10 tahun pengalaman dan rekam jejak operasional yang berkelanjutan di Tambang Emas Toka Tindung yang berlokasi di Sulawesi Utara.

Tambang Emas Toka Tindung merupakan salah satu area pertambangan emas terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Area pertambangan ini mulai menghasilkan produksi emas pertama pada tahun 2011. Satu tahun kemudian aktivitas komersil penuh pertambangan menghasilkan 134 kilo ons. Hasil terakhir pada tahun 2020 mencapai 207 kilo ons.

Jika semua dijumlahkan dari 2011 hingga tahun 2020, Tambang Emas Toka Tindung telah memproduksi sekitar 1,9 juta ons emas.

Dalam prediksi perusahaan, tambang ini akan terus meningkatkan produksinya berdasarkan perencanaan 5 tahun Life of Mine (LOM) yang disusun pada tahun 2018.

Tambang Emas Toka Tindung merupakan salah satu penghasil emas dengan biaya paling kompetitif secara global berdasarkan CRU. Ini membuat perusahaan ada di kuartil pertama pada kurva All-in Sustaining Costs (AISC) pada tahun 2019.

Baca yuk, 10 Saham Rekomendasi Saat PPKM

Dalam menjalankan operasional usahanya, ARCI selalu menjunjung tinggi komitmen dan tertib produksi hingga menghasilkan emas berkualitas.

Untuk memperlancar proses bisnis dari pengolahan dan perdagangan hilir, PT Archi mempunyai tiga anak perusahaan.

PT. Jasa Pertambangan Perkasa dan PT Geo Persada Mulia Abadi yang khusus mengerjakan penggalian dan perdagangan emas partai besar.

Sedangkan untuk proses pencetakan, perdagangan hilir, dan analisa ilmiah area tambang dijalankan oleh PT Elang Mulia Abadi Sempurna.

Perusahaan juga tidak lupa memberikan dukungan dalam mengembangkan dan meningkatkan aspek sosial-ekonomi masyarakat lingkar tambang.

Ada beberapa aktivitas perusahaaan dalam kontribusi terhadap masyarakat, antara lain membuat tempat layanan kesehatan untuk warga sekitar tambang.

Ada juga bidang pendidikan yaitu memberikan beasiswa bagi anak dari keluarga kurang mampu. Bidang ekonomi yaitu memberikan bantuan wirausaha pada masyarakat, dan terakhir bidang sosial budaya adalah kontribusi ketika ada acara kemasyarakatan.

PT Archi ada di bawah naungan PT Rajawali Corpora sebagai pemegang saham pengendali. Rajawali Group merupakan sebuah perusahaan holding investasi di Indonesia yang memiliki portofolio berbagai bisnis di industri yang berbeda.

Perusahaan investasi yang sudah memiliki bukti rekam jejak dalam membangun operasi berkelas dunia dan menciptakan nilai kepada para pemegang saham.

PT Archi baru berada 3 minggu di BEI dan harga sahamnya sudah mencapai Rp 650 per lembar. Kami sarankan Anda tidak berfikir terlalu lama atau mungkin bulan depan akan naik menjadi Rp 1.000.

PT Ladangbaja Murni Tbk. (LABA)

Perusahaan berdiri pada tahun 1990. Dengan pengalaman 30 tahun sebagaidistributor produk baja dan turunan baja, Perseroan telah memiliki kerjasama dengan perusahaan lokal dan juga perusahaan multinasional yang ada di Indonesia.

Perseroan dengan bangga menyediakan produk yang berasal dari baja, misalnya mould, copper, bahan baku rel kereta api, rangka gedung, atau rangka jalan layang.

Produk-produk Perseroan juga telah digunakan pada banyak industri di Indonesia untuk keperluan operasional perusahaan tersebut.

PT Ladangbaja sudah melantai sejak akhir bulan Mei, kini harga sahamnya ada di kisaran Rp 150 – Rp 200 per lembar. Ada 200 juta saham yang kini beredar di BEI. Pastikan Anda adalah salah satu pemiliknya.

Dilansir dari bisnis.com, ada beberapa rencana yang akan dijalankan dengan dana segar yang diperoleh dari investor.

Berdasarkan prospektus penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO), perusahaan yang berpusat di Cikarang ini akan menggunakan setengah dana hasil IPO untuk modal kerja.

Modal kerja terdiri dari pembelian bahan baku produksi, biaya rekrutmen, riset, dan biaya kegiatan operasional divisi baru.

Sementara sisa dana IPO akan dialokasikan untuk belanja modal yaitu pembelian mesin produksi dan perluasan divisi baru yaitu divisi moulding.

Meskipun nama perusahaan adalah Ladang Baja, ternyata juga melakukan ekspansi membuat barang berbahan plastik untuk kebutuhan rumah tangga dan otomotif.

Beberapa pelanggan utama Ladangbaja dalam 3 tahun terakhir adalah Ecco Shoes Indonesia, Panasonic, PT Sepatu Bata Tbk, PT Astra Honda Motor, dan Epson Indonesia.

Selain mempersiapkan ekspansi bisnis, Ladangbaja juga akan memindahkan pabrik dan gudang dari Sunter ke Cibitung.

Renovasi gudang dan pabrik bertujuan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan penjualan serta meningkatkan kapasitas produksi.

Renovasi ini juga karena adanya perluasan divisi moulding, sehingga membutuhkan tempat produksi dan penyimpanan yang lebih luas.

Selain memproduksi mould base, Ladangbaja juga akan memproduksi produk hilir yakni injection mould yang sesuai dengan permintaan pelanggan.

PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE)

PT Triniti adalah perusahaan pengembang real estate dan properti di Indonesia. Sejak didirikan pada tahun 2014, telah mengembangkan  dua proyek besar yaitu Springwood Residence dengan 1.400 unit dan THE SMITH Office SOHO Residential dengan 652 unit.

Trinti Dinamik mempunyai tenaga penjualan yang kompeten sehingga mampu menjual unit dengan cepat.

Misalnya pada proyek perdana Springwood residence dengan total 1.400 unit seketika terjual dalam 6 bulan sedangkan sejak pertama kali diluncurkan, SMITH telah terjual hampir 80%.

Perusahaan ini merupakan bagian dari Triniti Land yang juga mengembangkan Brooklyn, Yukata, dan Collins di Amerika Serikat, nilai total semua proyek saat ini berjumlah hampir US $ 1 miliar.

Manajemen Triti mempunyai komitmen untuk memberikan kualitas premium dari bangunan dan kondominium sehingga memberikan kepuasan bagi para pembeli.

Dengan sertifikasi ISO 9001, sistem mutu yang tepat dan tata kelola perusahaan yang baik menjadi landasan bagi manajemen untuk terus meningkatkan kualitas.

Sehingga mayoritas pelanggan setia yang ada tetap puas dengan apa yang telah dibuat.

Kerja tim yang solid, peningkatan sumber daya manusia yang berkelanjutan, penerapan sistem perusahaan yang tepat, transparansi laporan keuangan, akuntabilitas kepada pemerintah, membawa dampak positif bagi perusahaan.

Ditambah dengan engelolaan risiko yang rigid telah menjadi fondasi yang kuat bagi pertumbuhan perusahaan hari ini dan tahun-tahun mendatang.

Ada 1,9 juta saham yang beredar sejak Juni 2021 dengan kisaran harga Rp 460 sampai 520 per lembar. Anda bisa melacaknya dengan kode TRUE pada BEI.

PT Falmaco NonWoven Industri Tbk (FLMC)

Falmaco Nonwoven Industri mengawali usaha pada tahun 1996 dengan memproduksi tisu. Menggunakan teknologi  terbaik dalam pembuatan Kain Nonwoven dan tisu basah di wilayah tersebut.

Melalui kerja keras dan dedikasi selama bertahun-tahun, perusahaan telah berkembang menjadi pelopor industri tisu.

Kualitas produksi dan pemasarannya dibuktikan dengan sertifikat GMP & ISO dalam Manajemen Mutu

untuk pembuatan tisu kualitas premium.

Perusahaan selalu berkomitmen untuk menyediakan produk dengan kualitas terbaik dengan investasi besar-besaran dalam mesin yang canggih.

Produksi menerapkan kontrol kebersihan yang ketat dalam proses manufaktur, dan tidak pernah berkompromi pada kualitas bahan baku dan kemasan.

Semua produk perusahaan  telah diuji di laboratorium dan memenuhi persyaratan keselamatan standar internasional.

Produk Falmaco sekarang sangat diminati dan berhasil memperluas distribusi hingga global. Menjangkau banyak benua dan negara.

Baca yuk, 5 Daftar Saham yang Mendekati Harga Terendah

Sejak beberapa tahun lalu, Falmaco memperluas usaha dengan memproduksi produk medical disposable. Hasil produknya sangat menjaga medical grade, personal hygiene dan chemical free.

Produk medical disposable buatan Falmaco antara lain baju alat pelindung diri (APD), baju operasi, kain bedah, kasa steril, dan masker medis.

Lalu ada juga produk-produk personal hygiene antara lain baby wipes, daily wipes, dan antiseptic.

Semua produk ini dibuat dengan mesin canggih dan bahan baku yang berkualitas. Tidak heran jika semua produk Falmaco banyak diminati pelanggan global.

Baru melantai sejak Juli 2001, Anda bisa ikut berinvestasi pada BEI dengan kode saham FLMC. Harga sahamnya dibuka dengan harga Rp 200 dengan stok 156 juta lembar.

Bagikan ;
Share
Published by
Alfian Ihsan

Recent Posts

Profil 8 Emiten Perusahaan yang Listing IPO Pada Bulan September

Pada awal September 2021, ada 8 emiten perusahaan yang baru listing IPO di Bursa Efek…

5 hari ago

Mengkilapnya 6 Emiten Saham Perusahaan Tambang Nikel

Semakin meningkatny pasar ponsel dan laptop membuat permintaan terhadap nikel semakin tinggi. Karena baterai lithium…

2 minggu ago

7 Keunggulan Superapp Investasi Saham IPOT dari Indo Premier

Apa aplikasi favorit Anda untuk investasi saham? Tahan diri Anda untuk menyebutnya, karena kita sekarang…

2 minggu ago

Hal-Hal yang Wajib Diketahui Investor Soal Tapering Off dari The Fed

Pekan-pekan terakhir bulan Agustus 2021 ini, pelaku ekonomi global tampaknya sedang memusatkan perhatiannya pada Bank…

3 minggu ago

Ustadz Yusuf Mansur Borong 3 Emiten Saham Ini, Simak Profil Perusahannya.

Apakah Anda pernah dengar istilah Mansurmology? Ini adalah ilmu investasi yang sering dibagikan oleh penceramah…

3 minggu ago

10 Pilihan Saham Berpotensi Cuan di Akhir Agustus 2021

Bulan Agustus 2021 tanpa terasa tinggal menyisakan satu hari saja. Tentu berbagai gejolak di pasar…

3 minggu ago