Saham

Sejarah dan Perkembangan Saham INTP Hingga Sekarang

Beberapa waktu lalu saham dengan kode INTP menjadi salah satu saham di sektor semen yang banyak di perbincangkan. Bagaimana tidak menarik, pada bulan Agustus 2020 lalu, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk atau INTP membagikan 100% dividen kepada para investornya.

Nilai dividennya yakni Rp. 500/ lembar saham. Ini tentu sangat menggiurkan bagi para investor yang juga membidik keuntungan dari dividen saham.

Selain itu, saham milik salah satu perusahaan semen terbesar di Indonesia ini memang masuk kedalam jajaran indeks LQ45. Ketika di cek per-tanggal 25 Januari 2021 ini kapitalisasi pasarnya mencapai Rp. 55,77 Triliun.

Penasaran dengan saham INTP? Yuk kita langsung saja bahas, inilah saham semen INTP.

Profil PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri semen. INTP memiliki unit bidang usaha, terdiri dari pabrikasi dan penjualan semen dan beton siap pakai, serta tambang agregat dan trass.

Namun pabrikasi dan penjualan semen menjadi unit usaha inti INTP hingga sekarang. Sedangkan produk yang di hasilkan Indoncement diantaranya seperti :

  • Portland Komposit “Tiga Roda” (Semen)
  • Portland “Tiga Roda” Jenis I, II dan V (Semen)
  • Sumur Minyak “Tiga Roda” (Semen)
  • Semen Putih “Tiga Roda”
  • Semen Putih TR-30 “Tiga Roda”
  • Beton Siap-pakai
  • Agregat
  • Semen Portland Pozzolan “Rajawali”
  • “Ducarem”

Saat ini Indocement memiliki 13 pabrik di beberapa lokasi di Indonesia. Yakni 10 pabrik yang berada di Citeureup (Bogor), 2 Pabrik di Palimanan (Cirebon) dan 1 pabrik di Tarjun (Kotabaru, Kalimantan Selatan). Sementara itu, kantor pusat Indocement berada di Wisma Indocement lantai 13, jalan Jenderal Sudirman kav. 70-71 Jakarta.

Mengenai tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungannya, sejak tahun 2012 yang lalu indocement telah melaksanakan “Kebijakan Perlindungan Keanekaragaman Hayati”.

Selain itu sebagai aksi nyatanya, Indocement juga membuat rencana strategis untuk mengelola keanekaragaman hayati di lahan penambangan Indocement. Bahkan pada tahun 2020 lalu, Indocement telah menerbitkan buku yang berjudul “Status dan Kecenderungan Sumber Daya Keanekaragaman Hayati yang Dikelola oleh Indocement Citeureup Tahun 2017–2019”.

Berdasarkan RUPST pada Juli 2020 yang lalu, struktur organisasi INTP saat ini di pimpin oleh Kevin Gluskie, sebagai Komisaris Utama. Lalu Tedy Djuhar dan Simon Subrata sebagai Wakil Komisaris Utama serta Dr. Lorenz Naeger, Dr. Bernd Scheifele, dan Dr. Albert Scheuer sebagai Komisaris.

Sejarah Singkat INTP

PT Indocement Tunggal Prakarsa berasal dari penggabungan 6 perusahaan yang memiliki 8 pabrik semen yang di dirikan pada 16 Januari 1985, yakni : PT Perkasa Indonesia Cement Enterprise (PICE), PT Perkasa Indah Indonesia Cement Putih Enterprise (PIICPE), PT Perkasa Agung Utama Indonesia Cement Enterprise (PAUICE), PT Perkasa Inti Abadi Indonesia Cement Enterprise (PIAICE) dan PT Perkasa Abadi Mulia Indonesia Cement Enterprise.

Pengembangan INTP tergolong pesat pasca IPO. Pada tahun 1991 saja, INTP sudah mengakuisisi Pabrik ke-9 di Palimanan, Cirebon.

Kemudian 4 tahun kemudian yakni tahun 1996, INTP menyelsaikan pembangunan pabrik ke10 di Palimanan berkapasitas produksi 1,3 juta ton semen per tahunnya. Tahun depannya lagi INTP berhasil membuka pabrik ke-11nya di Citeureup, Bogor dengan kapasitas produksi 2 kali lipat.

Indocement Melakukan IPO (Initial Public Offering)

PT Indocement Tunggal Prakarsa melakukan penawaran saham perdana kepada masyarakat pada tahun 1989. Sebanyak 89.832.150 lembar saham di tawarkan dengan nilai nominal Rp1.000/ saham.

Lalu INTP mencatatkan sahamnya secara resmi di BEI pada tanggal 5 Desember 1989 dengan harga penawaran sebesar Rp. 10.000/ saham. Harga yang cukup mahal untuk ukuran tahun ’89-an.

Historis Pencatatan Saham

Setelah menjadi perusahaan terbuka beberapa tahun kemudian INTP tercatat pernah melakukan stock split dan right issue. Anda bisa melihat perjalanan sahamnya secara lengkap pada tabel historis pencatatan saham INTP di bawah ini.

TanggalTindakan KorporasiSaham (Reduction)
5 Desember 1989Pencatatan saham perdana Rp. 10.000/ lembar saham89.832.150
25 Juni 1992Koperasi6.000.000
12 September 1994Saham Bonus599.790.020
12 September 1994Company listing503.048.850
(1994)Konversi Saham8.555.640
2 September 1996Stock Split1.207.226.660
9 Januari 2001Konversi Saham69.863.127
24 April 2001Right issue1.196.907.072
12 Mei 2003Waran8.180

Fundamental INTP

Selain profil dan sejarah singkat perusahaannya, mari menenal emiten INTP lebih jauh lagi melalui beberapa aspek fundamental perusahananya.

Kali ini kita akan memaparkan data fundamental emiten INTP selama 5 tahun, dari tahun 2015 hingga 2019. Dengan begitu Anda bisa lebih leluasa mengamatinya.

1. Penjualan, Beban Pokok dan Laba Bersih

Dari segi laba rugi, terlihat bahwa dalam 5 tahun (2015-2019) penjualan INTP menurun dalam 3 tahun berturut-turut (2015-2017). Lalu pada tahun 2018-2019, penjualan INTP kembali naik berturut-turut juga.

Namun di sisi lain, laba bersihnya turun selama 4 tahun berturut-turut walaupun pada tahun 2019 sempat naik hingga 60%. Berikut adalah data laba rugi INTP selengkapnya selama tahun 2015-2019!

TahunPenjualan
(Rp)
Beban Pokok
(Rp)
Laba Bersih
(Rp)
201915,94 T
(+ 4,93%)
10,44 T
(- 3,53%)
1,84 T
(+ 60,16%)
201815,19 T
(+ 5,26%)
10,82 T
(+ 14,83%)
1,15 T
(- 38,38%)
201714,43 T
(-  6,06%)
9,42 T
(+ 4,35%)
1,86 T
(- 51,95%)
201615,36 T
(- 13,69%)
9,03 T
(- 8,68%)
3,87 T
(- 11,16%)
201517,80 T
(- 10,99%)
9,89 T
(- 9,36%)
4,36 T
(- 17,39%)

Dari data di atas, average growth dari segi laba rugi INTP selama tahun 2015-2019 (5 tahun) yakni :

  • Rata-rata dari segi penjualan INTP menurun 4,11% pertahunnya
  • Sementara pada segi beban pokok INTP mengalami pengurangan sebesar 0,47% pertahunnya
  • Dri sisi laba bersih INTP mengalami penururan sebesar 11,74%

2. Aset, Hutang dan Modal

Dari degi aset dan modal, INTP mengalami penurunan selama 3 tahun berturut-turut pada tahun 2017 hingga 2019. Sementara itu, jumlah hutangnya mengalami peningkatan. Hal ini bisa di sebab berbagai faktor. Bagaimana menurut Anda?

TahunAset
(Rp)
Hutang
(Rp)
Modal
(Rp)
201927,71 T
(- 0,29%)
4,63 T
(+ 1,33%)
23,08 T
(- 0,61%)
201827,79 T
(- 3,72%)
4,57 T
(+ 6,03%)
23,22 T
(- 5,44%)
201728,86 T
(- 4,27%)
4,31 T
(+ 7,36%)
24,56 T
(- 6,05%)
201630,15 T
(+ 9,09%)
4,01 T
(+ 6,35%)
26,14 T
(+ 9,52%)
201527,64 T
(- 4,32%)
3,77 T
(- 7,99%)
23,87 T
(- 3,71%)

3. Arus Kas Operasi, Pembiayaan dan Investasi

Bagaimana dengan arus kas INTP? Berikut adalah data-data arus kas operasi, pembiayaan dan juga investasi INTP selama tahun 2015 hingga 2019!

TahunArus Kas Operasi
(Rp)
Arus Kas Pembiayaan
(Rp)
Arus Kas Investasi
(Rp)
20193,53 T
(+ 77,91%)
-2,03 T
(+ 21,42%)
-1,05 T
(- 107,08%)
20181,98 T
(- 28,66%)
-2,58 T
(+ 24,70%)
-505,09 M
(+ 33,60%)
20172,78 T
(- 21,55%)
-3,42 T
(- 121,34%)
-760,69 M
(+ 21,90%)
20163,55 T
(- 29,77%)
-1,55 T
(+ 69,01%)
-973,96 M
(+ 63,88%)
20155,05 T
(- 5,53%)
-4,99 T
(- 48,39%)
-2,70 T
(+ 20,59%)

4. Dividen Per Saham

Anda suka berburu dividen? INTP adalah emiten yang rajin membagikan dividen kepada para investornya. Bahkan jumlah dividen per sahamnya pun sangat besar tiap tahunnya.

Tapi kabar buruknya, dividen Rp. 500-an/ saham sebenarnya adalah penurunan. Pada tahun 2015 yang lalu, INTP membagikan dividen saham hingga Rp. 1.349,56/ lembar saham.

Baca juga : 5 Pilihan Investasi Syariah Terbaik, Halal, Aman dan Menguntungkan

Nah jika Anda tertarik untuk mengetahui jumlah dividen yang di bagikan INTP selama 5 tahun kemarin (2015-2019) Anda bisa melihat data pada tabel di bawah ini!

TahunDividen Per Saham
(Rp)
2019549,82
(- 21,43%)
2018699,77
(- 24,65%)
2017928,70
(+ 123,85%)
2016414,87
(- 69,26%)
20151.349,56
(+ 50,00%)

Perkembangan INTP

Selanjutnya kita akan melihat perkembangan saham INTP dari sisi yang lain. Yakni dari komposisi pemegang sahamnya, anak perusahaan juga pergerakan harga sahamnya akhir-akhir ini.

Daftar Pemilik Saham

Pemilik Saham INTPSahamPersentase
Birchwood Omnia Ltd.1,877,480,86351 %
Masyarakat1,803,750,83649 %

Anak Perusahaan INTP

Sejak pendirian, lalu IPO-nya Indocement terus berkembang pesat dan mendirikan entitas anak perusahaan untuk mendukung usaha utama dari perusahaan. Berikut adalah daftar anak perusahaan dari emiten INTP!

NoNama PerusahaanJenisSahamPersentase
1Indocement (Cayman Islands) LimitedInvestasi099.99 %
2PT Bahana IndonorPelayaran217.375100 %
3PT Bhakti Sari Perkasa AbadiJasa Penyediaan Tenaga Kerja5.352100 %
4PT Dian Abadi PerkasaDistributor Semen2.340.071100 %
5PT Gunung Tua MandiriTambang Agregat87.76851 %
6PT Indomix PerkasaPabrikasi Beton Siap Pakai497.928100 %
7PT Lentera Abadi SejahteraInvestasi110100 %
8PT Lintas Bahana AbadiPelayaran64.725100 %
9PT Makmur Abadi Perkasa MandiriInvestasi142100 %
10PT Mandiri Sejahtera SentraTambang Agregat334.714100 %
11PT Mineral Industri SukabumiTambang Trass71.560100 %
12PT Multi Bangun Galaxy26.01999 %
13PT Pionirbeton IndustriPabrikasi Beton Siap Pakai1.248.726100 %
14PT Sahabat Mulia Sakti37.012100 %
15PT Sari Bhakti SejatiInvestasi50.179100 %
16PT Tarabatuh ManunggalTambang Agregat106.186100 %
17PT Terang Prakarsa CiptaTambang Batu Kapur54.391100 %
18Sahabat Mulia SaktiPertambangan17.411.000.00099.99 %

Pergerakan Saham INTP

Ketika IPO di tahun 1989, harga penawaran perdana saham INTP tergolong tinggi yakni Rp. 10.000/ lembar saham. Setelah itu INTP melakukan stock split dan right issue.

Baca review saham lainya ; Sejarah Saham ACES dan Perkembangannya Saat Ini

Setelah 29 tahun berlalu, INTP pastinya melalui berbagai situasi krisis termasuk hantaman isu pandemik. Bagaimana pergerakan harga saham INTP saat ini?

Nah, Anda bisa melihat pergerakan harga saham INTP selama sebulan terakhir melalui grafik di bawah ini!

Penutup

Bagaimana, tertarik menjadi bagian dari pemilik saham semen INTP? Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan investasi Anda khususnya dalam mengenal emiten INTP. Perlu di ingat bahwa informasi di atas adalah sekedar sharing informasi mengenai sejarah dan perkembangan saham INTP dan bukan ajakan membeli ataupun menjual saham. Jadi semua keputusan pembelian ataupun penjualan saham ada di tangan Anda sebagai investor.

Bagikan ;
Share
Published by
Yulinda Nurlisdiana

Recent Posts

Profil 8 Emiten Perusahaan yang Listing IPO Pada Bulan September

Pada awal September 2021, ada 8 emiten perusahaan yang baru listing IPO di Bursa Efek…

5 hari ago

Mengkilapnya 6 Emiten Saham Perusahaan Tambang Nikel

Semakin meningkatny pasar ponsel dan laptop membuat permintaan terhadap nikel semakin tinggi. Karena baterai lithium…

2 minggu ago

7 Keunggulan Superapp Investasi Saham IPOT dari Indo Premier

Apa aplikasi favorit Anda untuk investasi saham? Tahan diri Anda untuk menyebutnya, karena kita sekarang…

2 minggu ago

Hal-Hal yang Wajib Diketahui Investor Soal Tapering Off dari The Fed

Pekan-pekan terakhir bulan Agustus 2021 ini, pelaku ekonomi global tampaknya sedang memusatkan perhatiannya pada Bank…

3 minggu ago

Ustadz Yusuf Mansur Borong 3 Emiten Saham Ini, Simak Profil Perusahannya.

Apakah Anda pernah dengar istilah Mansurmology? Ini adalah ilmu investasi yang sering dibagikan oleh penceramah…

3 minggu ago

10 Pilihan Saham Berpotensi Cuan di Akhir Agustus 2021

Bulan Agustus 2021 tanpa terasa tinggal menyisakan satu hari saja. Tentu berbagai gejolak di pasar…

3 minggu ago