Forex

Saham vs Forex: Apa Persamaan dan Perbedaannya

“Kira-kira mana ya yang lebih menguntungkan, antara trading saham atau kah forex?” Itu adalah salah satu pertanyaan yang biasanya sering muncul sebelum seseorang memutuskan untuk memulai investasi jangka panjang. Pertanyaan tersebut sah-sah saja, karena salah satu tujuan utama dari berinvestasi memang untuk mendapatkan keuntungan.

Pembahasan mengenai investasi saham sedang banyak di ulas dimana-mana. Kesuksesan besar yang telah di raih para trader profesional telah menginspirasi masyarakat untuk mulai berinvestasi saham. Tinggi return yang di tawarkan membuat investasi saham sangat menggiurkan.

Tapi ternyata, ada bentuk investasi lain yang tak kalah menariknya yakni forex. Dimana menggunakan mata uang asing sebagai alat investasi dan di kelola dengan sistem tertentu. Inilah yang menyebabkan banyak dari kita mungkin bingung untuk memilih antara trading saham atau forex.

Sebelum memilih salah satu instrumen investasi tersebut, ada baiknya kita mengenal lebih dalam mengenai istilah saham dan forex itu sendiri. Mulai dari pengertiannya secara jelas, cara kerjanya hingga persamaan dan juga perbedaan diantara keduanya. Mari kita bahas satu persatu!

Pengertian Saham dan Forex

Saham

Untuk memahami pengertian dari saham, saya perhatikan pengertian dari KBBI mengenai saham. Ada beberapa pengertian saham menurut KBBI. (1) Saham adalah surat bukti pemilikan bagian modal perseroan terbatas yang memberi hak atas dividen dan lain-lain menurut besar kecilnya modal yang disetor. (2) Saham adalah adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat bagian modal sehingga dianggap berbagi dalam pemilikan dan pengawasan.

Jadi intinya dalam investasi saham yang kita perjual belikan adalah bukti kepemilikan kita (surat) terhadap sebuah saham di perusahaan tertentu. Adanya jual beli saham yang ditawarkan perusahaan kepada masyarakat umum di karenakan kebutuhan penambahan modal dalam rangka pengembangan perusahaan dari berbagai aspek.

Disisi lain, masyarakat juga memiliki kebutuhan berinvestasi secara jangka panjang. Dalam investasi saham biasanya ada minimal pembelian lembar saham yang dikenal dengan satuan Lot. Saat ini, 1 Lot sama dengan 100 lembar saham sehingga jika Anda hendak membeli saham minimal 100 dikali harga saham perlembarnya.

Forex

Forex (foreign exchange) atau pertukaran mata uang asing di indonesia, di kenal juga dengan nama valas (valuta asing). Berdasarkan pengertian dari wikipedia, forex merupakan suatu jenis perdagangan atau transaksi yang memperdagangkan mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya (pasangan mata uang/pair) yang melibatkan pasar-pasar uang utama di dunia selama 24 jam secara berkesinambungan.

Jadi, dalam forex yang kita perjualbelikan adalah mata uang asing. Perdagangan mata uang asing terjadi karenakan adanya kebutuhan masyarakat sendiri akan mata uang asing. Misalnya untuk liburan keluar negeri, kegiatan usaha yang mengharuskan memakai mata uang asing dll.

Mata uang asing nilainya bisa naik dan turun dari waktu kewaktu, hal inilah mengapa jual beli mata uang asing dapat menjadi media investasi. Anda bisa menjual atau membelimata uang asing dari beberapa jenis pasar, salah satunya seperti di bank dan money changer atau di kenal dengan istilah pasar spot.

Saham vs Forex

Secara garis besar, untuk membedakan saham dan forex bisa dilihat dari daftar bagan di bawah ini!

NoAspek PembandingSahamForex
1JenisSaham syariah dan saham konvensionalSpot, Forward, Swap, Option
2LeverageTidak Ada1:100 s/d 1:1000
3Harga yang FluktuatifYaYa
4Produk TurunanYaYa
5Online TradingYaYa
6Bentuk Profit%Pip
7Market1 arah (Long)2 arah (Long dan Short)
8Perlu Analisa FundamentalYaYa
9Perlu Analisa TeknikalYaYa
10Waktu Trade09.00-16.00 WIB24 jam x 5 hari
11Platform TradingKhususStandard
12Memiliki ResikoYaYa

Untuk mengetahui lebih dalam tentang penjelasan dari tabel di atas, akan kita bahas pada poin selanjutnya!

Persamaan Saham dan Forex

1. Harga yang Fluktuatif

Dalam hal pergerakan harga, baik saham dan forex selalu berubah-ubah setiap menitnya bahkan bisa juga setiap detik. Sehingga jangan kaget jika harga saham maupun mata uang dalam forex berubah-ubah dengan cepat.

2. Sama-sama Memiliki Produk Turunan

Saham dan forex memiliki produk turunan (deviratif). Deviratif adalah kontrak yang peluang keuntungannya bergantung pada aset induknya. Berikut adalah produk turunan saham atau di sebut dengan efek derivatif yang telah terdaftar di BEI (Bursa Efek Indonesia)!

  • IDX LQ45 Futures
  • Indonesia Government Bond Futures

Sedangkan derivatif forex seperti :

  • Fx Forward
  • Fx Swap
  • Fx Option
  • Fx Futures

3. Bisa Melakukan Online Trading

Baik saham maupun forex bisa di lakukan dimana saja menggunakan fasilitas transaksi online. Sehingga Anda bisa melakukan trading saham dan forex tanpa harus meninggalkan rumah. Anda juga bisa mengecek pergerakan harga melalui perangkat digital. Saat ini sudah banyak pula perusahaan trading yang memfasilitasi transaksi trading melalui aplikasi yang bisa di unduh dengan mudah.

4. Perlu Analisa Fundamental

Dalam trading saham maupun forex, sama-sama memerlukan analisa fundamendal. Analisa fundamental adalah suatu cara analisis yang di dasarkan pada faktor ekonomi perusahaan yang nantinya akan mempengaruhi pergerakan harga. Analisa fundamental sangat penting untuk menilai apakah sebuah produk saham maupun forex memiliki trend dan peluang yang bagus di masa mendatang. Bahkan analisis fundamental ini sangat mendukung analisis teknikal nantinya.

5. Perlu Analisa Teknikal

Karena saham maupun firex adalah investasi bnerbasis pergerakan harga maka keduanya juga perlu analisa teknikal. Berbeda dengan analisis fundamental, analisa teknikal lebih banyak menganalisis data transaksi dan perdagangan dan grafik harga.

6. Resiko

Sama seperti investasi lainnya saham maupun forex memiliki resiko. Investasi saham dan forex resikonya terbilang cukup tinggi terutama pada forex. Sebab dalam saham terdapa auto reject atas dan bawah yang bisa di batasi, namun pada forex tidak ada. Sehingga jika pasar sedang turun bisa terus turun hingga harga kembali lagi.

Perbedaan Saham dan Forex

1. Jenisnya

Saham terbagi menjadi 2 yakni Saham Syariah & Saham Konvensional.
Perbedaan antara keduanya bisa dilihat dari jenis kegiatan usahanya yang tidak melanggar prinsip-prinsip syariah seperti judi, perusahaan makanan/minuman haram dll. Lalu bisa juga dilihat dari metode transaksi yang biasanya di lakukan dengan akad yang sesuai syariah.

Forex jenis transaksinya terdiri 4 jenis yakni spot, forward, swap dan option. Namun Menurut dewan syariah Majelis Ulama Indonesia (MUI) forex yang di perbolehkan dalam hukum syariah adalah spot. Lalu apa perbedaan dari 4 jenis transaksi forex tersebut? Berikut penjelasannya!

Spot yakni jual-beli valas untuk penyerahaan pada saat itu/penyelesaiannya paling lambat sekitar 2 hari. Lalu, forward adalah jual beli valas yang nilainya di tetapkan sekarang, tapi di berlakukan dan diserahkan nanti. Swap yakni jual beli valas yang merupakan gabungan antara spot dan forward. Sedangkan option adalah jual beli valas yang belum dimiliki.

2. Leverage

Leverage adalah penggunaan aset dan dana oleh perusahaan untuk meningkatkan keuntungan bagi pemegang aset maupun perusahaan. Contohnya dalam saham jika Anda memiliki dana 50 juta Rupiah untuk membeli saham BBRI nilainya 1 : 1. Namun dalam forex, jika Anda ingin membeli mata uang USD Anda tidak perlu memiliki uang 50 juta Rupiah. Anda bisa membeli mata uang USD dengan dana 1 juta Rupiah. Berikut analogi yang bisa mewakili leverage di forex!

Misalnya Anda membeli sebuah mobil yang harganya 350 juta. DP yang di bayarkan adalah sebesar 3 juta. Lalu Anda menawarkan mobil tersebut kepada orang lain dengan harga 355 juta. Mobil tersebut laku, lalu Anda membayarkan pelunasan mobil sebesar 347 juta. Dengan begitu Anda mendapatkan mendapatkan keuntungan dari penjualan tersebut sebesar 8 juta.

Namun jika harga pasaran mobil turun misalnya menjadi 340 juta, maka Anda pun akan rugi. Oleh karena itu, dalam berinvestasi umumnya sangat tinggi resiko namun potensi return nya pun juga tinggi.

3. Bentuk Profit

Profit dalam saham berbentuk persentase (%) sedangkan dalam forex bentuknya Pip. Jadi jika Anda membeli sejumlah saham, Anda akan mendapatkan keuntungan dalam bentuk dividen dan capital gain. Sedangkan jika Anda berinvestasi forex Anda akan mendapatkan Price Interest Point (Pip), yakni unit satuan untuk mengukur perubahan nilai tukar antara dua mata uang.

4. Market

Dalam dunia saham kita akan mengenal jual beli saham. Misalnya Anda membeli saham dengan harga awal Rp. 5.000.000 kemudian Anda jual kembali dengan harga akhir/terbaru Rp. 15.000.000. Sehingga Anda mendapat profit dari harga awal ke harga baru sebesar 10 juta.

Tapi dalam forex, tidak ada beli dan jual yang ada adalah open buy dan close buy serta open sell dan close sell. Jadi posisi Anda dalam posisi open buy dan seandainya market naik lalu saat itu Anda close buy maka Anda akan mendapatkan profit, begitupula sebaliknya. Anda juga bisa mendapatkan profit dari open sell, jika seandainya harga mata uang sedang naik lalu kemudian turun dan di saat itulah Anda melakukan close sell.

5. Waktu Trade

Jika Anda hendak mempertimbangkan transaksi trading saham atau forex, ada baiknya Anda tahu mengenai jadwal trading pada masing-masing instrument investasi tersebut. Hal ini agar nantinya Anda bisa menyesuaikan jadwal trading dengan agenda Anda yang lain.

Keduanya memiliki waktu trade yang berbeda. Jika Anda ingin berinvestasi saham maka Anda perlu meluangkan waktu dari jam 09.00-16.00. Berbeda dengan trading saham, trading forex bisa di lakukan 24 jam selama 5 hari kerja (Senin-Jum’at).

6. Platform Trading

Dalam saham biasanya sekuritas-sekuritas memiliki platform tradingnya masing-masing yang di klain merupakan platform trading terbaik. Misalnya Phipilips dengan Poems, atau Mirae dengan Hots dll. Setiap platform memiliki keunikan masing-masing, sehingga jika nasabah ingin pindah ke platform trading lain maka biasanya nasabah perlu belajar online trading yang baru.

Sedangkan untuk forex, platform yang terbesar yang di gunakan oleh hampir semua broker adalah metatrader. Walaupun telah ada pengembangan platform lainnya tapi standarisasi tetap pada metatrader. Sehingga jika Anda ingin berpindah broker, tidak perlu belajar dari nol dan metatradernya sama.

Penutup

Baik trading saham maupun forex dapat dibilang sama-sama mengandalkan selisih pergerakan harga untuk mendapatkan keuntungan. Namun keduanya memiliki perbedaan signifikan dalam cara kerja dan hal-hal lainnya.

Sebelum memutuskan untuk terjun dalam investasi saham atau forex ada baiknya Anda mempertimbangkan asumsi persamaan dan perbedaannya. Semoga informasi mengenai persamaan dan perbedaan antara saham dan forex diatas bermanfaat untuk Anda!

Bagikan ;
Share
Published by
Yulinda Nurlisdiana

Recent Posts

Pahami Perbedaan Antara ETF dan Reksa Dana

Baru – baru ini Bursa Efek mengeluarkan catatan transaksi investasi ETF yang mengalami peningkatan selama…

4 hari ago

Kebangkrutan Evergrande Dan Dampaknya Bagi Pasar Saham

Pasar global kembali geger dengan fenomena Evergrande yang berpotensi gagal bayar hutang perusahaan. Evergrande hari…

2 minggu ago

Cara Beli Saham Netflix, Starbucks, Disney di Bursa Amerika

Tertarik dengan saham-saham luar negeri khususnya di Bursa Amerika? Apakah kita yang ada di Indonesia…

2 minggu ago

Mengintip Pergerakan Saham-Saham LQ45 ‘Termahal’ di BEI

Bagi Anda yang sudah terbiasa menjelajahi pasar modal seperti BEI (Bursa Efek Indonesia) misalnya, saham-saham…

3 minggu ago

Mengenal Robot Trading Yang Lagi Disoroti BAPPEBTI

Baru – baru ini Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) mengumumkan telah memblokir banyak situs…

3 minggu ago

Profil 8 Emiten Perusahaan yang Listing IPO Pada Bulan September

Pada awal September 2021, ada 8 emiten perusahaan yang baru listing IPO di Bursa Efek…

4 minggu ago