Catat! Ini Saham Terbaik di Sektor Infrastruktur Utilitas & Transportasi

Sektor saham terbaik di pasar modal begitu banyak, belum lagi subsektor yang berada pada bidang sejenisnya, saking banyaknya kadangkala membuat seorang investor bingung dalam memilih saham guna dijadikan alat investasinya.

Padahal keputusan dalam memilih saham terbaik dan potensial merupakan salah-satu hal krusial dalam investasi di pasar modal, dimana ketika kita salah memilih saham kita bisa mendapatkan kerugian dikemudian hari.

Hal ini tentu saja tidak ingin dialami oleh seseorang dimana investasi yang kita tanamkan pastinya bertujuan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Oleh sebab kita perlu kiranya seseorang perlu tahu tentang sektor saham terbaik yang berpontensi tumbuh dan terus berkembang, sehingga kita menjadi lebih nyaman dalam berinvestasi dan juga meminimalisir segala risiko yang terjadi.

Dimana saham-saham terbaik tersebut merupakan hasil analisa dan memang cocok dengan tujuan seseorang dalam berinvestasi saham.

Salah-satu saham yang layak dikoleksi adalah saham di sektor infrastruktur utilitas & transportasi, dimana saham pada sektor ini merupakan saham yang berpotensi akan terus tumbuh dan perkembang di Indonesia.

Baca juga: Sering Datangkan Cuan, Inilah Saham Terbaik di Sektor Agliculture

Lalu apa saja saham terbaik di sektor infrastruktur utilitas & transportasi yang menjanjikan pada masa sekarang? Langsung saja yuk kepembahasan yang pertama:

1. TLKM (PT Telekomunikasi Indonesia Tbk)

Telkom
Telkom

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, menawarkan layanan telekomunikasi dan jaringan, segmen Perusahaan mencakup Perusahaan/Korporasi, Rumah, Perorangan, dan Lainnya.

Segmen Korporasi menyediakan layanan telekomunikasi, termasuk interkoneksi, saluran yang disewakan, satelit, pusat kontak, akses broadband, layanan teknologi informasi dan layanan data dan Internet untuk perusahaan dan lembaga.

Segmen Rumah menyediakan layanan telekomunikasi jalur kabel tidak bergerak, televisi berlangganan, dan layanan data dan Internet untuk pelanggan rumahan.

Segmen Perorangan menyediakan layanan telekomunikasi seluler bergerak dan nirkabel tidak bergerak bagi pelanggan individu. Segmen Lainnya menyediakan layanan pengelolaan gedung.

Layanan telepon bergerak pascabayar Perusahaan dipasarkan dengan merek kartuHalo, dan layanan prabayarnya dipasarkan dengan merek simPATI, Kartu As, dan Loop. Perusahaan ini menjalankan bisnis e-money (uang elektronik) dengan nama merek T-cash.

Baca juga : Sejarah Saham Telkom ( TLKM )

Dengan segmen yang begitu luas, serta konsumen yang begitu banyak maka tak mengherankan TLKM menjadiklah salah satu saham yang menjanjikan dan layak dikoleksi pada sektor infrastruktur utilitas & transportasi.

2. FREN (PT Smartfren Telecom Tbk)

PT Smartfren Telecom Tbk merupakan perusahaan telekomunikasi yang berbasis di Indonesia.

Kegiatan utama Perusahaan termasuk penyediaan layanan telekomunikasi, yaitu layanan CDMA produk dan layanan multimedia; perdagangan dan distribusi produk dan peralatan telekomunikasi.

Perusahaan ini juga menawarkan ponsel cerdas, tablet, telepon biasa, modem, router, dan produk terkait lainnya, serta layanan purnajual, perusahaan ini mengoperasikan pusat layanan di seluruh Indonesia, antara lain Gallery Smartfren.

Perusahaan ini menyediakan produk-produknya dengan merek sendiri, yaitu Fren. Produk dan layanannya antara lain Fren Prabayar, Fren Duo, Fren Paket Korporat Pascabayar, dan Fren Mobile Internet. Anak perusahaannya termasuk Mobile-8 Telecom Finance BV dan PT Smart Telecom.

Baca juga : Sejarah Saham FREN

Di tahun ini penjualan produk freen khususnya kartu dan paket internet melesat tajam sehingga memantapkan perusahaan ini menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia.

3. PGAS (PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk)

PGN
PGN

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk merupakan perusahaan yang berbasis di Indonesia yang utamanya bergerak dalam transportasi and perdagangan gas bumi.

Kegiatan usaha Perusahaan terbagi ke dalam empat segmen usaha: Transmisi/Transportasi, Distribusi/Perdagangan, Minyak dan Gas dan yang Lainnya.

Segmen usaha Transmisi/Transportasi mengangkut gas bumi yang dimiliki pengirim ke tempat pengiriman melalui pipa tekanan tinggi. Segmen usaha Distribusi/Perdagangan mendistribusikan gas bumi ke pengguna komersial, industrial dan rumah tangga.

Segmen usaha Minyak dan Gas mencakup kegiatan dan investasi di sektor upstream. Kegiatan usaha di bawah segmen yang Lainnya mencakup telekomunikasi, jasa umum, konstruksi dan pemeliharaan jaringan pipa, pengelolaan bangunan dan sewa pembiayaan.

Baca juga : Sejarah Saham PGAS dan Perkembangannya

Kegiatan tersebut dioperasikan melalui anak usaha Perusahaan: PT PGAS Telekomunikasi Nusantara yang menyewakan jaringan kapasitas serat optik, dan PT PGAS Solution, yang menyediakan jasa teknik, konstruksi dan pemeliharaan.

4. ISAT (PT Indosat Tbk)

PT Indosat Tbk menyediakan jaringan telekomunikasi, layanan telekomunikasi, serta Teknologi Informasi (TI) dan/atau layanan teknologi konvergensi.

Perusahaan ini beroperasi melalui tiga segmen, seluler, telekomunikasi kabel dan Multimedia, Komunikasi Data, Internet (Multimedia, Data Communication, Internet/MIDI).

Selain itu ISAT juga menyediakan layanan telepon dasar, layanan multimedia, layanan telepon Internet, layanan titik akses jaringan, layanan Internet, jaringan telekomunikasi seluler, dan jaringan telekomunikasi kabel.

Perusahaan ini juga bergerak dalam transaksi pembayaran dan layanan transfer uang melalui jaringan telekomunikasi, serta teknologi informasi dan layanan teknologi konvergensi.

ISAT juga membantu memanfaatkan jaringan berbasis IP (Internet Protocol) untuk melayani berbagai sektor meliputi korporat, seluler, dan ritel.

Perusahaan ini menawarkan layanan ke perusahaan besar, sedang, dan kecil. Perusahaan ini juga menawarkan solusi konektivitas, termasuk Ethernet, sirkuit sewaan, transponder, dan akses internet.

Dengan layanan yang sangat beragam yang dibutuhkan di era sekarang maka banyak orang yang tertarik membeli saham ISAT karena dipandang memiliki prospek cerah jangka panjang.

5. EXCL (PT XL Axiata Tbk)

XL Axiata
XL Axiata

PT XL Axiata Tbk merupakan perusahaan telekomunikasi yang berbasis di Indonesia.

Perusahaan ini bergerak dalam penyediaan layanan telepon seluler dan menawarkan berbagai jenis produk dan layanan telekomunikasi seperti layanan pesan suara dan pesan singkat (SMS), data, dan layanan telekomunikasi seluler bernilai tambah lainnya.

Selain itu, Perusahaan juga menyediakan saluran sewa, sewa menara telekomunikasi, penyedia layanan Internet, dan layanan roaming nasional.

Perusahaan memiliki tiga anak perusahaan, yaitu GSM One (L) Ltd., GSM Two (L) Ltd dan Excelcomindo Finance Company B.V.

Pada tanggal 8 April 2014, Perusahaan mengumumkan bahwa merger dengan PT Axis Telekom Indonesia berhasil dilakukan, dengan Perusahaan sebagai entitas yang dipertahankan.

Baca juga: Ini Dia, Deretan Saham Terbaik di Sektor Consumer Goods

6. TOWR (PT Sarana Menara Nusantara Tbk)

PT Sarana Menara Nusantara Tbk merupakan perusahaan investasi yang berbasis di Indonesia yang berfokus pada berinvestasi dalam mengoperasikan perusahaan yang spesialisasinya dalam memiliki dan mengoperasikan menara telekomunikasi dan menyewakannya untuk operator nirkabel.

Perusahaan menjalankan bisnisnya melalui anak perusahaannya, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo).

Selain menyewakan menara telekomunikasi, Protelindo juga menyewakan repeater (penguat sinyal). Lokasi menara Protelindo terletak di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

7. TRAM (PT Trada Alam Minera Tbk)

Trada Alam
Trada Alam

PT Trada Alam Minera Tbk merupakan perusahaan yang berbasis di Indonesia yang utamanya bergerak dalam penyediaan jasa transportasi angkutan laut dan pengiriman.

Kegiatan bisnisnya termasuk mencarter dan mengoperasikan kapal-kapal transportasi laut, yang mencakup kapal tangki penyimpanan terapung (floating storage offloading/FSO), kapal pengangkut muatan curah cair, kapal pengangkut curah, dan kapal pengangkut gas alam cair (LNG).

Perusahaan juga menyediakan jasa kapal lainnya, termasuk jasa lepas pantai, manajemen kapal dan anak buah kapal, logistik, layanan katering, agensi, dan penerbitan lisensi.

Anak perusahaannya antara lain PT Hanochem Tiaka Samudera, PT Trada Dryship, PT Trada Offshore Services, PT Hanochem Shipping, PT Trada Tug and Barge, PT Trada Shipping, PT Agate Bumi Tanker, dan Trada Dryship Singapore Pte Ltd.

8. DEAL (PT. Dewata Freightinternational Tbk)

PT. Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) bergerak dalam bidang jasa pengurusan transportasi, Perusahaan memulai kegiatan operasi komersilnya pada tahun 1995.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan DEAL adalah bergerak dalam bidang jasa pengurusan transportasi (Freight forwarding) yang meliputi kegiatan jasa trucking, ekspor/impor, pergudangan, perbaikan dan perawatan, container, pengangkutan alat-alat berat dan jasa pelabuhan kepabeanan.

Saat ini, kegiatan usaha utama DEAL adalah jasa pengurusan transportasi yang meliputi kegiatan jasa trucking, ekspor/impor, container, pengangkutan alat-alat berat dan jasa pelabuhan kepabeanan.

9. GIAA (PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk)

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk merupakan perusahaan yang berbasis di Indonesia yang utamanya bergerak dalam bisnis penerbangan komersial.

Bisnisnya diklasifikasikan ke dalam tiga segmen: pengoperasian penerbangan, layanan pemeliharaan pesawat terbang, dan pengoperasian lainnya.

Perusahaan ini mengoperasikan pesawat angkutan layanan-penuh dengan nama merek Garuda Indonesia, sedangkan anak perusahaannya, PT Citilink Indonesia mengoperasikan pesawat angkutan ekonomis dengan nama merek Citilink.

Bisnis layanan pemeliharaan pesawat terbangnya dijalankan oleh anak perusahaannya, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia.

Pengoperasian bisnis lainnya dijalankan oleh anak perusahaannya seperti PT Aero Wisata, yang bergerak dalam industri horeka dan pariwisata; PT Abacus Distribution Systems Indonesia, yang bergerak dalam bidang penyediaan layanan teknologi informasi dalam sistem reservasi komputer, dan PT Aero Systems Indonesia, yang menyediakan konsultasi sistem teknologi informasi, layanan rekayasa dan pemeliharaan untuk penerbangan dan industri lainnya.

10. LEAD (PT Logindo Samudramakmur Tbk)

PT Logindo Samudramakmur Tbk merupakan perusahaan yang berbasis di Indonesia yang utamanya bergerak dalam penyewaan kapal pendukung lepas pantai (OSV) pada perusahaan gas dan minyak bumi.

Perusahaan memiliki dan mengoperasikan beberapa jenis kapal, termasuk kapal apung akomodasi pekerja (accommodation work barge/AWB), kapal anchor handling tugs (AHT), kapal anchor handling tug supply (AHTS), perahu kru, kapal pendukung menyelam, tongkang muatan geladak, kapal tunda dermaga, hopper barge, landing craft (kapal pendarat), kapal tunda, kapal suplai platform, dan perahu utilitas.

Perusahaan menawarkan kapal-kapalnya untuk disewa berdasarkan perjalanan (voyage charter) dan disewa berdasarkan waktu pemakaian (time charter).

Itulah beberapa saham terbaik di sektor infrastruktur utilitas & transportasi yang layak dikoleksi, saham-saham tersebut dipandang memiliki prospek yang baik dengan kinerja yang terus meningkat.

Namun yang perlu menjadi catatan sebagaimana jenis investasi lainnya perusahaan-perusahaan di Sektor infrastruktur utilitas & transportasi juga belakangan memiliki kinerja yang menurun dampak dari pandemi.

Oleh karena itu sebelum memutuskan membeli saham tersebut perlu kiranya bagi kita menganalisis lebih dalam sehingga kita bisa menghindarkan dari kemungkinan-kemungkinan buruk yang mungkin bisa kita dapatkan.

Baca juga: Inilah Daftar Saham Consumer Goods Terbaru di BEI Tahun Ini

Bagikan ;

Tinggalkan komentar