Saham

Ini 8 Perusahaan Yang Dikeluarkan Dari Daftar IDX80 Per Agustus 2021

Index 80 atau biasa disingkat dengan IDX80 adalah index yang mengukur kinerja 80 perusahaan dengan likuiditas tinggi, kapitalisasi pasar besar serta dukungan fundamental perusahaan yang baik.

Kategori ini ada sejak tahun 2019, untuk mendukung potensi pasar saham milik perusahaan dengan kinerja memuaskan.

Perubahan daftar IDX80 ini dilakukan setiap 6 bulan sekali. Perubahan ini berupa evaluasi harga saham dari 80 perusahaan penghuni index.

Pada evaluasi 6 bulanan, akan ada perusahaan yang ternyata kinerjanya mengalami penurunan dan harus rela keluar dari IDX80. Kemudian digantikan dengan perusahaan lain diluar IDX80 yang kinerjanya sedang mengalami peningkatan.

Bursa Efek Indonesia sudah mengumumkan perubahan penghuni IDX80 sejak akhir Juli 2021. Perubahan ini berlaku sejak Agustus 2021 hingga awal Januari 2022.

Jika Anda pemilik saham dari ke 8  perusahaan ini, jangan berkecil hati. Meski harga saham mengalami penurunan, namun bukan berarti Anda merugi.

Anda jangan buru-buru menjual saham, namun tahan dulu sampai momentum yang tepat maka harga saham pasti akan naik.

Ini adalah profil singkat 8 perusahaan yang keluar dari IDX80 per Agustus 2021, simak baik-baik.

1. PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN)

Siapa yang tidak kenal Bank Danamon, salah satu bank swasta Indonesia yang memiliki banyak kantor cabang dan mendapatkan kepercayaan tinggi oleh masyarakat.

PT Bank Danamon Indonesia Tbk per 31 Maret 2021 mengelola total aset konsolidasi sebesar Rp 193 triliun bersama anak perusahaannya, yaitu PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (Adira Finance).

Dalam hal kepemilikan saham, 92,47% saham Danamon dimiliki oleh MUFG Bank, Ltd. dan 7,53% dimiliki oleh publik.

MUFG merupakan group keuangan global serta bank paling besar di Jepang. MUFG juga salah satu institusi keuangan termuka di dunia yang kini memfasilitasi pertumbuhan Bank Danamon.

Bank Danamon kini mempunyai 846 jaringan kantor cabang konvensional, unit Syariah dan kantor cabang anak perusahaannya serta lebih dari 60.000 jaringan ATM Danamon, ATM Bersama, PRIMA dan ALTO yang tersebar di 34 provinsi.

Bank Danamon juga melakukan adaptasi digital dengan beberapa layanan seperti Danamon Online Banking, mobile banking melalui aplikasi D-Bank dan D-Card, SMS Banking, juga layanan phone banking melalui Hello Danamon.

Sudah satu tahun ini Bank Danamon juga mengelola segmentasi Danamon Optimal untuk membantu segmen upwardly mobile dalam mengelola keuangan.

Danamon Optimal terdiri dari produk dan layanan sesuai dengan kebutuhan para individu mencakup simpanan, pinjaman hingga asuransi dilengkapi dengan layanan serba digital untuk kemudahan dalam bertransaksi.

Pada tahun 2021, Danamon menerima penghargaan sebagai peringkat satu SLE Index kategori Bank BUKU IV dari ajang Satisfaction Loyalty Engagement Awards. Penghargaan ini diselenggarakan oleh Marketing Research Indonesia dan Infobank.

Bank Danamon juga memiliki prestasi di kancah internasional dengan menjadi Best Digital Bank Indonesia pada ajang Asiamoney Best Bank Award 2020.

Bank Danamon juga menerima penghargaan Asia Traiblazer 2020 dari Retail Banking International (RBI) dengan predikat Highly Commended dalam kategori Best Digital Banking Initiative.

Dengan beragam prestasi pada satu tahun terakhir dan juga harga saham yang stabil pada angka Rp 2500 per lembarnya, kami agak heran kenapa Bank Danamon kemudian tergeser dari IDX80.

Atau mungkin Bank Danamon akan menghuni kasta indeks BEI yang lebih tinggi seperti IDX30 atau bahkan LQ45? Kita tunggu saja informasi resmi dari BEI.

2. PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL)

PT Buana Lintas Lautan Tbk  dengan kode saham BULL merupakan perusahaan tanker minyak dan gas terbesar di Indonesia yang berdiri sejak tanggal 12 Mei 2005.

Wilayah operasi PT BULL ini bukan hanya memenuhi kebutuhan akan layanan pengangkutan minyak dan gas di pasar domestik namun juga hingga internasional.

BULL telah membuktikan ketahanan dan daya saing perusahaan dalam kondisi ketika pasar sedang menguat dan juga saat pasar sedang lemah.

BULL mempunyai standar kualitas yang memenuhi syarat pelayaran internasional dan perairan domestik. Ini merupakan hasil dari pengalaman manajemen lebih dari tiga dekade dalam menyewakan kapal ke klien domestik dan internasional.

Perusahaan memulai usahanya dengan layanan tanker minyak dan gas untuk mengangkut minyak mentah dan produk minyak, serta produk gas seperti LPG (Liquefied Petroleum Gas).

PT BULL menjadi perusahaan pelayaran indonesia pertama yang memiliki dan mengoperasikan VLGC (Very Large Gas Carrier).

Baca yuk, 4 Instrument Safe Heaven

Perusahaan secara resmi mencatatkan sahamnya pada Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011 untuk menekankan kekuatan perusahaan dalam mengembangkan peluang bisnis.

Harga saham dari PT BULL kini pada kisaran Rp 300 per lembar. Jika melihat histori grafik selama beberapa bulan terakhir, sebenarnya naik turun harga sahamnya masih cukup wajar.

Namun BEI mungkin punya kandidat lain dengan kenaikan yang lebih signifikan. Buat Anda yang punya saham di PT BULL, tetap semangat ya.

3. PT Panin Financial Tbk (PNLF)

PT Panin Financial awalnya bernama PT Panin Life, fokus awal perusahaan fokus pada mengelola dana asuransi jiwa yang didirikan oleh Mu’min Ali Gunawan pada tahun 1974.

Pada tahun 1983, perusahaan telah melantai di Bursa Efek Jakarta, sebelum menjadi Bursa Efek Indonesia.

PT Panin Life Tbk merupakan salah satu anggota perusahaan Panin Grup dengan fokus layanan sektor jasa keuangan, yaitu perbankan, asuransi jiwa, asuransi umum, pembiayaan, dan sekuritas.

Selama lebih dari 30 tahun menjalankan roda bisnis di Indonesia, PT Panin Life Tbk mampu bertahan dari berbagai perubahan kondisi ekonomi Indonesia yang sempat mengalami beberapa kali goncangan.

Hal ini menunjukkan kekuatan para pimpinan perusahaan dan juga komitmen dari pemegang saham utama untuk menjadi perusahaan yang dapat diandalkan oleh masyarakat Indonesia.

Selama itu pula PT Panin Life Tbk mampu menjawab tantangan dan perubahan industri asuransi Indonesia. Dengan mengedepankan pelayanan kebutuhan nasabah akan produk-produk asuransi yang terhubung dengan aktifitas investasi unit linked dan investment linked.

Pada tahun 2005 perusahaan membuka layanan produk asuransi jiwa berbasis prinsip Syariah.

Kemudian pada tahun 2010 PT Panin Life Tbk mengubah bidang usaha. Perubahan ini membuat perusahaan bergerak pada bidang konsultan manajemen, bisnis dan administrasi dan mengubah nama menjadi PT Panin Financial Tbk.

Sedangkan untuk meningkatkan kinerja dan fokus dalam mengembangkan bisnis di bidang asuransi jiwa, portofolio asuransi jiwa dialihkan ke anak perusahaan yaitu PT Panin Anugrah Life.

Pada tahun 2013, ada joint venture antara PT Panin Life dan The Dai-ichi Life Insurance Company, Ltd., dengan perubahan nama entitas anak menjadi PT Panin Dai-ichi Life.

Tahun ini harga saham PT Panin Financial ada pada kisaran Rp 200 per lembar. Ada 37% saham untuk publik, dan 63 persennya menjadi milik satu investor yaitu PT Paninvest yang menjadi induk segala perusahaan dari Panin.

4. PT PP Presisi Tbk (PPRE)

PT PP Presisi Tbk awalnya merupakan perusahaan dengan bisnis penyewaan alat berat untuk konstruksi.

PT Presisi kemudian mengembangkan bisnis jasa konstruksi, tidak hanya bisnis penyewaan alat berat sejak tahun pendirian pada tahun 2004.

PT Presisi berkomitmen melakukan transformasi bisnis dan inovasi secara berkelanjutan untuk meningkatkan engineering capacity sebagai bagian dari usaha peningkatan stakeholders value.

Perusahaan memiliki kapabilitas untuk menyediakan jasa konstruksi dari tujuh lini bisnis yaitu civil work, ready mix, foundation, form work, erector, jasa pertambangan dan penyewaan alat berat.

Tujuh lini ini dilakukan secara terintegrasi sehingga mampu memberikan value added kepada para konsumen.

Salah satu jasa konstruksi yang tahun ini sedang dalam pengerjaan adalah pembangunan infrastruktur pertambangan senilai 6 triliun di provinsi Jambi.

Melansir dari investor.id, ada 6 lingkup pekerjaan PP Presisi yang dilakukan dalam jasa pertambangan yaitu mining development, seperti hauling road development, stockyard and pit development, mining infrastructure development, dan mining services maupun hauling services

Bahkan pembangunan tidak hanya terbatas pada area pertambangan saja. Namun meliputi infrastruktur pendukung seperti seperti pembangunan pelabuhan sungai seluas 100 ha, kawasan industri Jambi seluas 2.777 ha. Juga pembangunan jalan khusus angkutan komoditas sepanjang 90 km.

Menurut direktur utama PP Presisi Rully Noviandar, penggarapan bisnis jasa pertambangan ini merupakan strategi  untuk mengoptimalkan aset alat berat dan meningkatkan pendapatan dalam jangka waktu panjang.

Kini harga saham PPRE ada pada kisaran Rp 200 per lembar, jika menurut Anda pengembangan lini bisnis PP Presisi merupakan sebuah progress yang menarik. Jangan lewatkan kesempatan untuk segera menjadi investor.

5. PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB)

J Resources merupakan sekelompok prinsipal pertambangan berpengalaman yang mengawali kerja pada tahun 2011 dengan mengakuisisi satu lahan berisi aset emas di Sulawesi Utara yang mereka yakini sangat menjanjikan.

Fokus pada produksi pengolahan emas pada tingkat optimal, telah menetapkan J Resources sebagai kekuatan baru di ruang pertambangan emas Indonesia.

J Resources kini mulai merambah pengolahan tambang logam lainnya, diversifikasi ini berguna untuk masa mendatang dengan pertumbuhan jangka panjang.

Dengan visi  “Untuk Mengoperasikan Perusahaan Pertambangan yang Inovatif, Bergairah tentang Keberlanjutan, Pertumbuhan, dan Penguatan Brand”. J Resources kini merambah beberapa daerah di Malaysia untuk mendapatkan hasil emas yang berkualitas.

Baca juga, Daftar Saham Bluechip Syariah Saat Ini

Sejak tahun 2020 J Resources mulai mengelola tambang emas di Malaysia, tepatnya di daerah Bakan dan Seruyung.

Harga saham J Resources ada pada kisaran Rp 200 tiap lembarnya. Ada 9.50% saham perusahaan yang Go Public.

6. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) merupakan perusahaan minyak kelapa sawit dengan misi mewujudkan potensi penuh dari minyak kelapa sawit.

Perusahaan kini mengelola bisnis terpadu atas 19 perkebunan kelapa sawit. Tujuh pabrik kelapa sawit (PKS) dan satu pabrik inti sawit di Pangkalan Bun, Kalimantan tengah, Indonesia.

Minyak kelapa sawit merupakan potensi yang luar biasa dan optimis dengan peran sumber pangan di masa depan.

Dengan produktivitas yang tinggi dan penggunaan lahan yang lebih efisien kelapa sawit bisa menjadi solusi krusial dan ramah lingkungan untuk memenuhi lonjakan kebutuhan minyak nabati di masa depan.

Industri kelapa sawit merupakan potensi besar untuk berkontribusi secara signifikan untuk mendorong pembangunan di negara seperti Indonesia, terutama di daerah terpencil.

Oleh karena itu perusahaan percaya bahwa kelapa sawit dapat memainkan peranan kunci dalam melestarikan lingkungan.

Perusahaan juga fokus pada pemenuhan pengelolaan kelapa sawit untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi masyarakat Indonesia.

Harga saham PT Sawit pernah mencapai Rp. 1.400, dengan kisaran harga normal Rp 1.000 per lembar.

7. PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE)

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk atau biasa disingkat dengan WIKA secara konsisten memberikan kualitas pengerjaan terbaik bagi setiap konsumen.

Dengan mengedepankan layanan Total Solution Contractor pada bidang konstruksi bangunan dan konsesi. Perusahaan mengedepankan safety & quality dalam menciptakan ruang hidup yang lebih baik untuk manusia.

WEGE memiliki reputasi sekaligus rekam jejak yang baik. Perusahaan mampu menyelesaikan berbagai proyek besar di seluruh Indonesia dengan tingkat keberhasilan yang tinggi.

Perusahaan melakukan banyak inovasi dalam strategi pengembangan bisnis dan kemampuan untuk meraih peluang pasar. Melalui pengembangan sektor hulu dan hilir, serta penerapan strategi Upstream dan Downstream integration.

Penerapan dua strategi  ini bertujuan untuk mengembangkan bisnis inti Perusahaan yaitu konstruksi bangunan gedung sampai dengan konsesi (integration). Juga memperkuat industri konstruksi bangunan pracetak dan modular (Downstream integration).

Langkah ini bertujuan untuk mempersiapkan Perusahaan menjadi Integrated Space Provider pada 2023.

Dengan dua strategi paling baru dari perusahaan ini memungkinkan untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak dan kepercayaan tinggi dari masyarakat.

Sehingga akan mampu mendongkrak harga saham yang kini ada pada kisaran Rp. 171 tiap lembar.

8. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP)

PT Waskita Beton Precast (Waskita Precast) merupakan anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk (Waskita).

Waskita Precast merupakan perusahaan manufaktur beton precast dan ready mix dengan kapasitas produksi salah satu paling besar di Indonesia.

Perusahaan mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 20 September 2016.

Kualitas kerja perusahaan terbukti dengan penghargaan meraih Alpha 10th Annual Best Deal & Solution Award Southeast Asia 2016, dengan penyerapan dana IPO sebesar Rp 5,1 triliun.

Kinerja saham Waskita Precast juga masuk dalam Index Morgan Stanley Capital Internasional (MSCI) 2017, Index LQ45 pada awal tahun 2018, dan Indeks Kompas 100 pada tahun 2018.

Baca juga, 11 Daftar Saham Blue Chip Terbaik Saat Ini

Prestasi terakhir perusahaan mampu mendapatkan Indonesia Construction Safety Award dan CEO Safety Leadership Award dari A2K4 Indonesia, pada tahun 2020.

Selain itu, Waskita Precast juga mempunyai 3 (tiga) sertifikasi sistem manajemen terintegrasi pada tahun 2017 yaitu ISO 9001: 2015 terkait Quality Management System,14001:2015 mengenai Environment Management System. Dan juga ISO 45001:2018  mengenai Occupational, Health and Safety Management System.

Kemudian pada tahun 2020 memperoleh Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan yaitu SNI ISO 37001:2016 dari Sucofindo.

Sejak tahun 2020, perusahaan mempunyai kapasitas produksi sebesar 3,7 juta ton/tahun, dengan dukungan 3 plant, 34 batching plant, dan 2 quarry yang tersebar di Pulau Sumatera, Jawa hingga Sulawesi.

Beberapa contoh proyek besar yang menggunakan produk precast & readymix Waskita Precast, antara lain Jalan Tol Benoa Bali, Jalan Tol Gempol-Pasuruan, Jalan Tol Gempol-Porong, Jalan Tol Pejagan-Pemalang paket 1 dan 2, LRT Palembang, Jalan Tol Becakayu seksi 1b dan 1c.

Selanjutnya yaitu Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Bandara New Yogyakarta International Airport, Jalan Tol JORR II Kunciran-Serpong, Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar, Jalan Tol Pematang Panggang-Kayu Agung, RDMP Pertamina Balikpapan dan Bandara Sultan Hasanuddin.

Untuk mendukung komitmen untuk menciptakan inovasi produk dan meningkatkan kualitas produk, Waskita Precast membangun sebuah laboratorium research center. Ini merupakan bagian dari Gedung Learning Center di daerah Karawang Timur dengan luas lahan 1,1 Ha dan luas bangunan 2.261 m².

Laboratorium ini terdiri dari lantai dasar dan workshop untuk kegiatan Laboratorium Research Center. Sedangkan lantai 2 dan 3 digunakan untuk kegiatan Learning Center.

Laboratorium Research Center memiliki peralatan lab yang cukup lengkap untuk melakukan pengujian-pengujian material, pengujian mortar, pengujian pasta dan pengujian beton.

Pembangunan laboratorium ini juga merupakan langkah Waskita Precast untuk menunjang lahirnya produk dan inovasi baru. Sehingga dapat terus melaksanakan pembangunan proyek secara lebih maksimal.

Harga sahamnya yang cukup murah merupakan kesempatan bagi Anda untuk menjadi investor PT Waskita Precast. Hanya Rp 130 – Rp. 150 per lembar saham.

Bagikan ;
Share
Published by
Alfian Ihsan

Recent Posts

Profil 8 Emiten Perusahaan yang Listing IPO Pada Bulan September

Pada awal September 2021, ada 8 emiten perusahaan yang baru listing IPO di Bursa Efek…

5 hari ago

Mengkilapnya 6 Emiten Saham Perusahaan Tambang Nikel

Semakin meningkatny pasar ponsel dan laptop membuat permintaan terhadap nikel semakin tinggi. Karena baterai lithium…

2 minggu ago

7 Keunggulan Superapp Investasi Saham IPOT dari Indo Premier

Apa aplikasi favorit Anda untuk investasi saham? Tahan diri Anda untuk menyebutnya, karena kita sekarang…

2 minggu ago

Hal-Hal yang Wajib Diketahui Investor Soal Tapering Off dari The Fed

Pekan-pekan terakhir bulan Agustus 2021 ini, pelaku ekonomi global tampaknya sedang memusatkan perhatiannya pada Bank…

3 minggu ago

Ustadz Yusuf Mansur Borong 3 Emiten Saham Ini, Simak Profil Perusahannya.

Apakah Anda pernah dengar istilah Mansurmology? Ini adalah ilmu investasi yang sering dibagikan oleh penceramah…

3 minggu ago

10 Pilihan Saham Berpotensi Cuan di Akhir Agustus 2021

Bulan Agustus 2021 tanpa terasa tinggal menyisakan satu hari saja. Tentu berbagai gejolak di pasar…

3 minggu ago